Makkah Disiapkan Redam Terik Haji, Payung Hingga Kabut Air Dikerahkan

Arab Saudi memperketat perlindungan bagi jemaah haji saat panas ekstrem diperkirakan mencapai puncaknya di Makkah dan kawasan sekitarnya. Pemerintah menyiapkan payung, kabut air, pendingin, layanan medis, dan pasokan air dingin untuk menekan risiko kelelahan akibat cuaca terik.

Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan suhu di Mekkah dan tempat-tempat suci dapat menembus 47 derajat Celcius saat puncak haji. Dengan jutaan jemaah bergerak di area terbuka dalam waktu lama, mitigasi cuaca menjadi prioritas utama di lapangan.

Payung dan perlindungan sederhana untuk jemaah

Kementerian Kesehatan Saudi meminta jemaah memakai payung secara teratur selama perjalanan antar tempat suci. Imbauan ini ditujukan untuk mengurangi risiko sengatan matahari, dehidrasi, dan kelelahan akibat panas.

Pejabat kesehatan menyebut payung bukan hanya memberi teduh. Alat sederhana itu juga dapat menurunkan suhu di sekitar jemaah hingga 10 derajat Celcius dan membantu meringankan beban fisik selama menjalankan ritual haji.

Suhu panas meluas di jalur pergerakan

Otoritas cuaca mengingatkan suhu siang hari diperkirakan tetap sangat panas di sepanjang rute yang menghubungkan Madinah, Makkah, dan tempat-tempat suci. Di wilayah terbuka, angin dapat membawa debu dan kelembapan disebut bisa mencapai 40 persen di sejumlah lokasi.

Madinah juga diperkirakan menghadapi suhu tinggi hingga 44 derajat Celcius. Karena itu, para peziarah diminta mematuhi pedoman keselamatan dan menjaga asupan cairan agar tidak mengalami dehidrasi.

Klinik medis disiapkan di akomodasi jemaah

Untuk memperkuat kesiapan kesehatan, otoritas Saudi menyiapkan klinik medis di akomodasi Mekkah dan area tempat suci. Klinik itu dilengkapi peralatan diagnostik dan darurat canggih, serta dijalankan tenaga medis yang bertugas sepanjang waktu.

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya yang lebih luas agar jemaah bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Pemerintah Saudi juga terus memperluas manajemen panas, kesiapsiagaan darurat, dan layanan medis karena musim panas ekstrem makin sering bertepatan dengan musim haji.

Pendingin, kabut air, dan air dingin di titik keramaian

Di kawasan tenda jemaah, fasilitas pendingin disiapkan lebih maksimal. Tenda-tenda dilengkapi pendingin ruangan, sistem lantai berpendingin, kipas besar, dan penyemprot kabut di sejumlah titik di Arafah dan Mina.

Truk-truk juga membagikan botol air dingin gratis kepada para peziarah. Kombinasi fasilitas itu dipakai untuk menekan dampak suhu tinggi di tengah mobilitas besar jemaah menuju dan di antara tempat-tempat suci.

Persiapan untuk jutaan peziarah dari puluhan negara

Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan menyebut persiapan akomodasi dan perawatan kesehatan telah diselesaikan untuk 2.500 peziarah dari 104 negara yang dijamu melalui Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan kunjungan. Program ini menambah lapisan dukungan bagi jemaah dari berbagai negara yang menjalani rangkaian ibadah di tengah cuaca yang sangat panas.

Setidaknya 1,6 juta peziarah diperkirakan berkumpul di Mekkah pada musim haji ini. Jumlah besar itu membuat pengendalian panas dan keselamatan publik menjadi perhatian utama selama salah satu pertemuan keagamaan tahunan terbesar di dunia.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button