Peran baru sebagai oma membuat Maia Estianty semakin sadar bahwa tubuh harus tetap kuat mengikuti aktivitas harian. Di tengah kebiasaan menggendong cucu dan jadwal yang padat, kesehatan tulang dan sendi jadi perhatian yang tidak bisa ditunda.
Keluhan seperti nyeri pinggang, lutut, tumit, hingga bahu disebutnya kerap muncul saat menjalani pekerjaan, menghadiri acara, sampai menikmati waktu liburan. Kondisi itu membuat menjaga kesehatan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar rutinitas tetap berjalan nyaman.
Aktivitas padat ikut memicu rasa nyeri
Maia menegaskan bahwa tubuh yang sehat menjadi modal penting untuk terus menikmati momen bersama keluarga. Kemampuan bergerak dengan nyaman, termasuk saat menggendong cucu, menjadi hal yang sangat berarti dalam fase hidupnya sekarang.
“Bagi saya, kesehatan adalah investasi agar kita bisa terus menikmati setiap momen berharga dalam hidup,” kata Maia dalam kesempatan peluncuran Etawalin Special Limited Edition Kemasan Maia Estianty di Jakarta Fair Kemayoran 2026.
Dalam kegiatan itu, Maia tampil sebagai sosok yang diangkat sebagai “RATU SEJAGAT (SEndi terJAGA kuaT)”. Penggambaran tersebut merujuk pada perempuan aktif dan produktif di berbagai fase kehidupan.
Kebiasaan sehat yang dijaga Maia
Untuk menjaga kebugaran, Maia membiasakan pola hidup sehat dalam kesehariannya. Ia mengelola stres, menjaga pikiran tetap positif, dan rutin berolahraga seperti bersepeda, berjalan kaki, serta melakukan latihan penguatan otot.
Ia juga menyebut rutin mengonsumsi susu kambing herbal sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang dijalaninya. Kebiasaan itu menjadi cara menjaga tubuh agar tetap siap menghadapi aktivitas yang padat.
Nyeri sendi kini juga banyak dialami usia produktif
Dokter spesialis saraf dr. Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K, menjelaskan bahwa keluhan nyeri sendi dan pegal linu kini semakin sering dialami kelompok usia produktif. Menurutnya, kondisi itu tidak lagi identik dengan lansia karena kebiasaan sehari-hari ikut berperan besar.
Ia menyebut duduk terlalu lama, minim aktivitas fisik, membawa beban dengan posisi yang kurang tepat, serta postur tubuh yang buruk saat bekerja bisa memberi tekanan berulang pada otot dan sendi. Situasi ini membuat banyak orang rentan merasakan nyeri meski masih berada di usia aktif.
“Mobilitas yang baik merupakan salah satu kunci agar seseorang tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidupnya,” ujar dr. Lilir. Ia menekankan pentingnya menjaga pergerakan tubuh agar fungsi sendi tetap terjaga.
Langkah sederhana untuk menjaga tulang dan sendi
Dr. Lilir menyarankan masyarakat membiasakan aktivitas fisik secara rutin agar tubuh tidak mudah kaku. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh, dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Langkah-langkah tersebut dinilai membantu menjaga kesehatan tulang dan sendi dalam jangka panjang. Dengan kebiasaan yang konsisten, tubuh dapat tetap aktif mendukung berbagai aktivitas sehari-hari tanpa mudah terganggu rasa nyeri.
Edukasi kesehatan dibawa ke Jakarta Fair Kemayoran 2026
Peluncuran kemasan spesial Maia Estianty menjadi bagian dari keikutsertaan PT Etos Kreatif Indonesia dalam Jakarta Fair Kemayoran 2026. Selain menampilkan edisi terbatas, perusahaan juga mengusung edukasi kesehatan sebagai bagian dari kampanye yang dibawa ke ajang tersebut.
Andik Duana Putra, Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, mengatakan partisipasi perusahaan di Jakarta Fair merupakan langkah berkelanjutan untuk memperluas edukasi kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Ia menyebut acara itu dirancang tidak hanya sebagai promosi produk, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang lebih dekat dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan mencakup talkshow kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, promo produk, hingga aktivitas interaktif. Seluruhnya diarahkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sendi dan tulang agar tetap aktif menjalani rutinitas harian.
Di tengah peran barunya sebagai oma, Maia menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tulang dan sendi tetap penting agar tubuh mampu mengikuti ritme hidup yang dinamis. Penjelasan medis yang disampaikan juga memperkuat pesan bahwa kebiasaan sederhana seperti bergerak rutin, menjaga postur, dan mengelola beban fisik bisa membantu menjaga mobilitas tetap kuat.
| Informasi | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Maia Estianty | Merasa nyeri pinggang, lutut, tumit, dan bahu | Dipicu aktivitas padat |
| dr. Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K | Nyeri sendi juga banyak dialami usia produktif | Dipengaruhi kebiasaan sehari-hari |
| PT Etos Kreatif Indonesia | Mengusung edukasi kesehatan di Jakarta Fair Kemayoran 2026 | Termasuk talkshow dan pemeriksaan gratis |







