Mahasiswi Undip Soroti Ruang Sipil yang Terdesak, Demo di Kantor Gubernur Jateng Memanas

Ratusan mahasiswa turun ke depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang untuk memprotes aturan baru dalam UU Polri. Salah satu isu yang paling keras disorot adalah peluang anggota Polri mengisi jabatan sipil, yang dinilai makin menekan ruang kerja masyarakat umum.

Di tengah aksi itu, Michelle, mahasiswi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, tampil sebagai salah satu orator yang paling vokal. Ia menilai persoalan ini bukan sekadar soal penempatan jabatan, tetapi juga soal menyempitnya kesempatan kerja bagi lulusan baru.

Ruang sipil yang dinilai makin sempit

Michelle menyebut ranah yang seharusnya menjadi ruang masyarakat sipil perlahan diambil alih Polri. Menurut dia, jika ruang itu terus menyempit, maka kesempatan masyarakat untuk masuk ke birokrasi profesional juga akan ikut berkurang.

Ia mengaitkan isu tersebut dengan kondisi ekonomi yang dirasakan makin berat oleh mahasiswa dan lulusan baru. Dalam orasinya, Michelle menggambarkan keadaan saat ini sebagai masa ketika kebutuhan makan masih harus dipikirkan, sementara mengejar cita-cita membutuhkan modal yang tidak kecil.

Tekanan ekonomi ikut mewarnai protes

Aksi di depan kantor gubernur itu tidak hanya menyoroti UU Polri. Massa juga memprotes pelemahan nilai tukar rupiah serta kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dinilai menekan kehidupan masyarakat lapisan bawah.

Bagi Michelle, tekanan ekonomi itu berjalan beriringan dengan menyempitnya peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi. Karena itu, ia menilai perluasan penempatan anggota Polri di jabatan sipil membuat prospek kerja bagi lulusan universitas negeri maupun swasta semakin mengkhawatirkan.

Dampak berantai yang dikhawatirkan

Michelle juga menyoroti kenaikan harga Pertamax sebagai pemicu efek domino di tengah masyarakat. Ia menilai kenaikan itu bisa mendorong konsumen beralih ke BBM yang lebih murah dan pada akhirnya memicu lonjakan permintaan Pertalite.

Menurut pandangannya, lonjakan permintaan tersebut berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM bersubsidi di SPBU. Dari situ, ia memperkirakan harga bahan pokok lain ikut terdorong naik dan menambah tekanan bagi masyarakat arus bawah.

Aksi mahasiswa di Semarang ini menunjukkan bagaimana isu jabatan sipil, ekonomi, dan lapangan kerja saling terhubung dalam satu protes yang sama. Bagi para peserta aksi, keberatan terhadap UU Polri tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan kekhawatiran soal masa depan kerja dan biaya hidup yang terus menanjak.

Source: regional.kompas.com

Terkait