Lincoln Aviator 2027 datang tanpa perubahan besar pada tampilan, tetapi tetap punya cukup banyak hal yang bisa menarik perhatian pembeli SUV premium tiga baris. Mobil ini mengandalkan kombinasi kabin mewah, mesin kuat, dan paket kepemilikan yang lebih lengkap, meski satu kelemahan lamanya belum benar-benar hilang.
Yang paling menonjol justru kontrasnya: dua baris pertama terasa meyakinkan, sementara baris ketiga masih jadi titik paling lemah. Itulah alasan Aviator tetap menarik, tetapi juga sulit dianggap paling lengkap di kelasnya.
Paket baru yang lebih menarik bagi pemilik
Untuk 2027, seluruh varian Aviator mendapat langganan empat tahun Lincoln Security package. Paket ini mencakup peringatan pencurian, engine start inhibition, bantuan kendaraan yang dicuri, dan reimbursement deductible asuransi.
Lincoln juga menambah pilihan warna Asher Gray, Avalanche Gray, dan Ruby Red. Pada trim Reserve dengan Jet package, atap hitam kini tersedia sebagai opsi.
Pembaruan ini menyusul generasi Aviator yang hadir sejak 2020 dan sempat mendapat penyegaran besar pada 2025. Di pasar, SUV ini tetap berhadapan dengan BMW X5, Genesis GV80, dan Cadillac Vistiq.
Mesin tetap jadi salah satu kartu utama
Di balik bodi yang tidak banyak berubah, Aviator masih mempertahankan mesin 3.0-liter twin-turbocharged V-6. Tenaganya mencapai 383 hp dengan torsi 415 lb-ft, disalurkan lewat transmisi otomatis 10 percepatan ke penggerak roda belakang standar atau AWD opsional.
MotorTrend mencatat Aviator AWD 2025 mampu melaju 0–60 mph dalam 5,6 detik. Angka itu menunjukkan bahwa SUV ini tidak hanya bermain di ranah kemewahan, tetapi juga punya performa yang layak diperhitungkan.
Efisiensi bahan bakarnya berada di kisaran 18/25 mpg untuk RWD dan 17/25 mpg untuk AWD. Jarak tempuhnya sekitar 420 mil untuk RWD dan 400 mil untuk AWD saat tangki penuh.
Kabin jadi kekuatan, layar besar dan fitur lengkap
Bagian dalam tetap menjadi nilai jual utama setelah refresh 2025. Material terasa kaya, tata letaknya mudah dipahami, dan layar besar di kabin tidak membuat ruang terasa penuh.
Kursi depan 30-way adjustable yang tersedia juga disebut sangat nyaman. Tombol dan sakelar terasa solid, sehingga nuansa premiumnya tetap terjaga saat digunakan harian.
Semua trim mendapat panel instrumen digital 12,4 inci dan layar sentuh infotainment 13,2 inci. Wireless Apple CarPlay, Android Auto, dan perintah suara Google Assistant juga hadir standar.
Teknologi keselamatan dan konektivitas yang lengkap
Lincoln Co-Pilot 360 menjadi perlengkapan standar di semua trim. Fitur yang tersedia mencakup rain-sensing windshield wipers, pengereman darurat otomatis depan dan belakang, rear cross-traffic alert, blind-spot monitoring, emergency evasive steering assist, lane keep assist, dan adaptive cruise control.
Lincoln juga menyertakan langganan empat tahun BlueCruise untuk kemampuan hands-free driving di jalan yang sudah dipetakan. Untuk kebutuhan harian, ada wireless charging pad di baris depan, delapan port USB di tiga baris, kamera 360 derajat, dan phone-as-key.
Tabel trim dan harga Lincoln Aviator 2027
| Trim | Harga | Poin Utama | Fitur Tambahan |
|---|---|---|---|
| Premiere | Sekitar $60,000 | Velg 20 inci, quad exhaust tips, lampu LED depan-belakang | Adaptive suspension dampers, leatherette, jok depan elektrik, setir berpemanas, AC tiga zona, 8 port USB, layar 13,2 inci |
| Reserve | Sekitar $70,000 | Velg 21 inci, panoramic moonroof, lampu depan lebih baik | AC empat zona, ambient lighting, pelapis kulit, head-up display, emblem Lincoln menyala di grille |
| Black Label | Kisaran $89,000 | Velg 22 inci, pola grille premium, door handle power-assisted | Kursi depan dan baris kedua dipanaskan serta berventilasi, audio Revel 28 speaker |
Premiere sudah membawa perlengkapan yang cukup panjang untuk kelasnya, sementara Reserve menambah nuansa lebih mewah lewat moonroof dan head-up display. Black Label menjadi versi paling lengkap dengan fokus kuat pada kemewahan dan audio yang lebih serius.
Baris ketiga tetap jadi masalah
Walau unggul pada dua baris pertama, Aviator masih punya kelemahan yang sama di area belakang. Baris ketiganya terasa sempit dan kurang rapi penataannya, sehingga rival-rivalnya dinilai lebih cocok untuk peran SUV keluarga tiga baris yang murni.
Di sisi lain, ruang bagasi tetap disebut lapang dan kemampuan menarik beban mencapai 5.000 pounds saat dikonfigurasi dengan benar. Untuk pembeli yang lebih sering memakai dua baris pertama, komposisi ini masih bisa terasa masuk akal.
Aviator 2027 tetap menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan SUV mewah Amerika dengan karakter berkendara halus dan mesin yang kuat. Namun, selama baris ketiganya belum benar-benar beres, posisinya di segmen SUV premium midsize masih harus bertahan di bawah bayang-bayang pesaing yang lebih mapan.







