Meja kerja kreator biasanya dipenuhi kamera, mikrofon, speaker, kabel, dan layar tambahan. Lenovo Yoga Pro 27UD-10 mencoba merapikan kebutuhan itu dengan menggabungkan layar QD-OLED, kamera 4K modular, mikrofon, serta sistem audio dalam satu perangkat.
Pendekatan ini membuat monitor tidak sekadar menjadi media tampilan, tetapi juga pusat produksi untuk video, siaran langsung, podcast, dan rapat virtual. Perangkat tersebut menyasar kreator konten, editor video, desainer, hingga streamer yang ingin mengurangi perangkat pendukung di meja kerja.
Lenovo Yoga Pro 27UD-10 telah tersedia melalui Lenovo Authorized Store di Indonesia dengan harga Rp21.999.000. Pembeli juga mendapat layanan Advance Exchange, yang menyediakan unit pengganti selama masa garansi apabila terjadi kerusakan.
Kamera Modular untuk Konten dan Demonstrasi Meja
Daya tarik utama perangkat ini terletak pada kamera modular 4K bawaan yang memakai sensor Sony IMX678 CMOS berukuran 1/1,8 inci. Sensor tersebut dirancang mendukung perekaman video berkualitas tinggi, termasuk ketika pencahayaan di sekitar pengguna terbatas.
Kamera ini mendukung HDR lebih dari 100 dB untuk menjaga detail pada bagian gambar yang terang maupun gelap. Lenovo juga menyertakan fitur Deskview dan Auto Rotation agar orientasi kamera dapat menyesuaikan saat merekam area meja kerja.
Fitur tersebut dapat dipakai untuk membuat tutorial, video unboxing, demonstrasi produk, atau livestreaming tanpa perlu langsung menambah kamera terpisah. Integrasi kamera pada monitor juga memberi opsi yang lebih ringkas bagi pengguna yang rutin melakukan konferensi video.
| Bagian | Teknologi | Kegunaan |
|---|---|---|
| Layar | QD-OLED Penta Tandem, True 10-bit | Menjaga akurasi dan konsistensi warna |
| Kamera | 4K, Sony IMX678 CMOS 1/1,8 inci | Rekaman video dan Deskview |
| Audio | 6 speaker, total 34W | Konferensi video, podcast, dan livestreaming |
| Konektivitas | USB4 Type-C hingga 40 Gbps | Data, video, dan pengisian daya hingga 140W |
Monitor QD-OLED untuk Pekerjaan Berbasis Warna
Di sisi visual, monitor ini menggunakan panel QD-OLED Penta Tandem dengan warna True 10-bit dan cakupan warna luas. Kombinasi tersebut ditujukan untuk kebutuhan kerja yang mengandalkan ketelitian warna, seperti fotografi, animasi, penyuntingan video, dan desain grafis.
Lenovo turut membekali perangkat ini dengan Color Sync Mode untuk membantu menjaga konsistensi warna saat pengguna memakai beberapa monitor OLED. Fitur itu relevan bagi pekerja kreatif yang perlu memantau hasil visual pada lebih dari satu layar.
Untuk sesi kerja panjang, panelnya membawa teknologi Natural Low Blue Light dan sertifikasi Eyesafe 2.0. Kedua teknologi itu ditujukan untuk mengurangi paparan cahaya biru tanpa mengorbankan akurasi tampilan warna.
Audio 34W dan Koneksi Satu Kabel
Sistem audio terintegrasi menjadi bagian lain yang membedakan perangkat ini dari monitor konvensional. Lenovo memasang enam speaker yang terdiri dari empat woofer 7 watt dan dua tweeter 3 watt, dengan total keluaran daya 34 watt.
Audio tersebut didukung Dolby Atmos, Waves MaxxAudio, dan teknologi 3D Virtual Surround Sound. Empat mikrofon dengan teknologi noise reduction juga tersedia untuk mendukung percakapan saat rapat virtual, podcast, atau siaran langsung.
Menurut Consumer Lead Lenovo Indonesia Santi Nainggolan, perangkat ini dirancang untuk mengurangi hambatan teknis yang kerap dialami pekerja kreatif. “Melalui Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Monitor, Lenovo menghadirkan perangkat berkinerja tinggi dalam satu layar untuk memberdayakan para kreator di Indonesia agar dapat berkarya tanpa kompromi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Suara.com.
Untuk konektivitas, tersedia USB4 Type-C dengan kecepatan transfer data hingga 40 Gbps. Satu kabel dapat menangani transfer data, keluaran video, sekaligus pengisian daya hingga 140 watt.
Monitor ini juga dapat berfungsi sebagai USB hub melalui port USB-C dan USB-A, sementara dukungan Daisy Chain memungkinkan penyambungan monitor kedua. Bodi aluminium berwarna Thunder Grey dilengkapi manajemen kabel tersembunyi, dudukan ergonomis, dan kompatibilitas VESA Mount untuk penataan studio atau ruang kerja yang lebih rapi.
Source: www.suara.com






