Land Rover Discovery kembali memancing perhatian lewat kemunculan varian Landmark. Kehadirannya membuat masa depan SUV keluarga tujuh penumpang ini kembali dipertanyakan, apalagi usianya sudah mendekati satu dekade.
Nama Landmark juga bukan istilah baru untuk Discovery. Sebelumnya, label ini pernah dipakai sebagai edisi penutup pada generasi kedua hingga keempat, sehingga banyak pihak melihat pola yang sama kembali muncul pada generasi kelima.
Posisi di antara varian lain
Autocar melaporkan Discovery Landmark ditempatkan di antara varian S dan Tempest. Edisi ini hadir dengan warna khusus Tasman Blue yang terinspirasi dari Clearwater Blue pada Discovery generasi pertama.
Secara tampilan dan fitur, Landmark masih berbagi banyak elemen dengan varian lain. Pembeda utamanya ada pada panoramic sunroof dan kulkas di konsol tengah, yang memberi kesan lebih lengkap tanpa masuk ke trim tertinggi.
| Varian | Posisi | Catatan Utama |
|---|---|---|
| S | Di bawah Landmark | Menjadi pembanding posisi entry ke varian yang lebih istimewa |
| Landmark | Di antara S dan Tempest | Warna Tasman Blue, panoramic sunroof, kulkas di konsol tengah |
| Tempest | Di atas Landmark | Menjadi trim yang lebih tinggi di lini Discovery |
Mesin yang tersisa di lini Discovery
Untuk sektor penggerak, Landmark menggunakan mesin 6-silinder segaris turbodiesel D350. Land Rover saat ini sudah tidak lagi memproduksi opsi mesin bensin dan plug-in hybrid atau PHEV untuk Discovery.
Situasi itu membuat pilihan mesin Discovery semakin ramping dibandingkan masa lalu. Fokus pada mesin diesel juga mempertegas arah penyederhanaan lini produk SUV ini.
Harga dan arah pasar
Discovery Landmark dibanderol 76.000 poundsterling. Dengan posisi di atas S dan di bawah Tempest, trim ini jelas ditujukan untuk pembeli yang menginginkan sentuhan lebih istimewa tanpa harus naik ke varian tertinggi.
Jika dilihat dari komposisi produknya, Discovery kini menjadi SUV dengan masa edar terlama di jajaran Land Rover. Namun, masa depannya belum sepenuhnya jelas setelah pabrikan mengonfirmasi model lain seperti Range Rover Electric, Defender Sport, dan Velar terbaru.
Kombinasi usia model, penggunaan nama Landmark yang bernuansa penutup, dan penyusutan pilihan mesin membuat edisi ini terasa penting. Bagi banyak pengamat, kehadirannya bukan sekadar penambahan varian, melainkan juga petunjuk bahwa salah satu SUV legendaris Land Rover sedang berada di fase perubahan besar.
Source: www.bincangbincangmobil.com






