VinFast Punya 2.900 SPKLU di Indonesia, Gratis Ngecas Diperpanjang Sampai 2029

VinFast menaruh taruhan besar di pasar mobil listrik Indonesia lewat dua hal yang langsung dirasakan calon pembeli, yakni jaringan pengisian yang luas dan biaya pakai yang ditekan. Perusahaan ini mengandalkan 2.900 titik SPKLU milik V-Green yang sudah aktif, sekaligus memperpanjang program gratis pengisian daya sampai 2029.

Kombinasi itu menyasar dua kekhawatiran utama pengguna mobil listrik, yaitu ketersediaan tempat ngecas dan beban operasional harian. Bagi konsumen yang masih ragu beralih dari mobil bermesin konvensional, dua faktor ini sering menjadi penentu sebelum mengambil keputusan.

Jaringan pengisian yang sudah mendekati 3.000 titik

VinFast menyebut jaringan SPKLU milik V-Green saat ini telah mencapai 2.900 titik yang bisa digunakan di seluruh Indonesia. Jumlah itu diproyeksikan mendekati 3.000 titik pada akhir bulan ini.

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan pelanggan dapat mengecek lokasi SPKLU melalui platform resmi VinFast. Informasi titik pengisian daya tersedia lewat website dan aplikasi VinFast Auto.

Langkah itu membuat akses pengisian tidak hanya bergantung pada keberadaan titik fisik, tetapi juga pada kemudahan mencari lokasi yang sesuai. Dalam pasar kendaraan listrik, detail seperti ini sering berpengaruh besar terhadap rasa aman pengguna saat bepergian.

Gratis ngecas sampai 2029

Selain jaringan yang terus bertambah, VinFast juga memperpanjang program gratis pengisian daya untuk pelanggan hingga 2029. Sebelumnya, fasilitas tersebut hanya berlaku sampai 2028.

Rinaldi menyebut perpanjangan itu dilakukan karena minat konsumen terhadap fasilitas gratis charging sangat tinggi. Menurutnya, program ini menjadi salah satu daya tarik yang nyata bagi calon pembeli VinFast.

Manfaat paling terasa dari fasilitas ini adalah turunnya biaya kepemilikan kendaraan listrik. Dengan beban pengisian yang ditanggung lebih lama, penggunaan harian terasa lebih ringan bagi konsumen yang tetap menghitung efisiensi.

Program gratis charging tersebut tetap diberikan kepada pelanggan yang memilih kendaraan VinFast. Skema ini juga memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya menjual mobil, tetapi membangun ekosistem yang lebih lengkap untuk pemiliknya.

ProgramJumlah Saat IniTarget / PeriodeCatatan
SPKLU V-Green2.900 titikMendekati 3.000 titik pada akhir bulan iniBisa dicek lewat website dan aplikasi VinFast Auto
Gratis pengisian dayaHingga 2028 sebelumnyaDiperpanjang sampai 2029Diberikan kepada pelanggan VinFast
Target ekspansi berikutnya10.000 titik sampai akhir tahunDirancang bersama mitra V-Green

Target 10.000 titik masih dikejar

Di luar jaringan yang sudah aktif, VinFast bersama mitra V-Green masih menyiapkan ekspansi lanjutan. Target berikutnya adalah mencapai 10.000 titik pengisian daya sampai akhir tahun.

Jika target itu tercapai, jangkauan layanan pengisian akan meluas lebih jauh dan bisa memperkuat posisi VinFast di berbagai wilayah. Dalam persaingan mobil listrik, infrastruktur seperti ini sering menjadi pembeda yang sulit ditiru dalam waktu singkat.

Bagi merek yang masih membangun pijakan di Indonesia, kehadiran SPKLU dalam skala besar dapat mengurangi keraguan konsumen baru. Semakin mudah akses ngecas, semakin kecil hambatan psikologis saat mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai mobil harian.

VinFast menempatkan infrastruktur pengisian dan insentif biaya sebagai dua pilar utama untuk mendorong adopsi. Dengan jaringan yang terus bertambah dan gratis charging yang diperpanjang, perusahaan itu berusaha membuat transisi ke mobil listrik terasa lebih sederhana bagi calon pengguna.

Source: oto.detik.com

Terkait