Krista Exhibitions menempatkan KRISTAInterFOOD 2026 sebagai panggung besar bagi industri makanan, minuman, bakery, confectionery, dan Horeca. Yang paling menarik, ajang ini tidak hanya menyasar pemain besar, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM untuk masuk ke jejaring bisnis yang jauh lebih luas.
Pameran internasional ini resmi diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Selasa (23/6/2026). Dengan target sekitar 1.500 peserta dari 25 negara, acara ini langsung diposisikan sebagai salah satu pertemuan bisnis paling strategis di sektor pangan dan perhotelan.
UMKM Dipasangkan Dengan Pasar Yang Lebih Besar
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa KRISTAInterFOOD berfungsi sebagai titik temu antara konsumen, calon pemasok, dan distributor. Menurut dia, format seperti ini bisa memberi dampak nyata bagi pelaku usaha yang ingin naik kelas.
Daud juga mencontohkan pengalaman peserta dari Surabaya, Jawa Timur, yang mendapat buyer dari Malaysia saat mengikuti pameran. Dari pertemuan itu, peserta tersebut disebut berhasil mengekspor coklat ke Malaysia.
Kisah itu menjadi gambaran bahwa pameran dagang semacam ini bukan hanya ajang display produk. Bagi UMKM, peluangnya bisa berlanjut ke transaksi lintas negara dan pembukaan pasar baru.
Skala Internasional Jadi Kekuatan Utama
Krista Exhibitions menargetkan sekitar 12 negara hadir dalam bentuk paviliun, dari total partisipasi 25 negara. Komposisi ini menunjukkan bahwa pameran tersebut memang dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan buyer dan mitra dari berbagai kawasan.
Interaksi lintas negara menjadi nilai penting lain dari KRISTAInterFOOD 2026. Selain memperluas jaringan, forum seperti ini juga membuka peluang kerja sama dagang yang lebih cepat terbentuk karena pelaku industri berada dalam satu ruang yang sama.
Ada Kompetisi Kuliner Bertaraf Internasional
Selain pameran dagang, penyelenggara menyiapkan kompetisi internasional Master Gelato. Ajang ini akan mempertemukan wakil Indonesia dengan kontestan dari sejumlah negara Asia, termasuk China, Korea, Jepang, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.
Daud menyebut total negara yang terlibat dalam kompetisi itu mencapai sekitar 10 negara. Kehadiran kompetisi ini membuat KRISTAInterFOOD tidak hanya berisi transaksi bisnis, tetapi juga unjuk kemampuan di sektor kuliner.
Dukungan Lintas Lembaga Dan Agenda Tambahan
Penyelenggaraan KRISTAInterFOOD 2026 mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan APRINDO. Dukungan tersebut memperlihatkan perhatian besar terhadap penguatan ekosistem industri makanan, minuman, dan perhotelan.
Tahun ini, gelaran juga dijadwalkan berlangsung di NICE PIK 2 yang disebut memiliki venue lebih modern dan berkapasitas besar. Rangkaian acaranya mencakup La Cuisine Cooking Competition 2026 dan Indonesia Coffee Art Battle, yang menambah daya tarik bagi pelaku usaha maupun pengunjung industri.
