Di tengah rutinitas yang makin padat, banyak orang masih mengira rasa kenyang sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap bugar. Padahal, kebutuhan tubuh tidak berhenti pada sekadar terisi, melainkan pada asupan yang seimbang, cukup, dan berkualitas agar fungsi tubuh tetap optimal.
Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Diana Suganda, M.Kes., Sp.GK menegaskan bahwa gizi bukan urusan makan kenyang semata. Tubuh membutuhkan protein, vitamin, mineral, dan pola makan yang tepat untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Nutrisi berubah mengikuti usia
Kebutuhan gizi tidak sama di setiap fase kehidupan. Pada masa anak-anak, nutrisi berperan mendukung pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan otak, sehingga asupan harian perlu dijaga dengan cermat.
Saat memasuki usia sekolah dan remaja, gizi yang cukup tetap dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar, pertumbuhan, dan daya tahan tubuh. Pada usia dewasa, nutrisi yang tepat membantu mempertahankan massa otot, menjaga kesehatan tubuh, dan mendukung produktivitas harian.
Dr. Diana juga menekankan bahwa gaya hidup aktif tidak bisa dilepaskan dari pola makan yang baik. Kebiasaan sederhana seperti menjaga pola makan, rutin bergerak, dan mengonsumsi susu secara teratur dapat memberi kontribusi besar pada kesehatan jangka panjang.
Susu sebagai pelengkap pola makan seimbang
Susu menjadi salah satu sumber nutrisi yang membantu melengkapi pola makan seimbang. Bahan pangan ini mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh di berbagai fase kehidupan.
Pada masa dini, susu mendukung pertumbuhan otak. Di usia sekolah dan remaja, susu membantu tubuh tetap kuat dan aktif saat menjalani aktivitas yang padat.
Untuk usia dewasa, susu juga disebut membantu menjaga daya tahan tubuh. Karena itu, konsumsi susu secara rutin dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat bila diiringi makanan bergizi lain dan aktivitas fisik.
Kebiasaan kecil yang berdampak besar
Pesan tentang pentingnya nutrisi seimbang juga sejalan dengan kampanye FRISIAN FLAG® Indonesia bertajuk “Temani Langkahmu, Kini dan Nanti”. Kampanye ini mendorong masyarakat membangun kebiasaan sehat lewat langkah-langkah sederhana yang dijalankan konsisten.
Head of Masterbrand & Future Innovation PT Frisian Flag Indonesia, Kanya Ramyacitta, menyebut menutrisi keluarga bukan hanya soal menyediakan asupan gizi. Lebih dari itu, kebiasaan sehat perlu membentuk pola hidup yang seimbang, aktif, dan positif.
Kanya menilai perubahan besar bisa dimulai dari rutinitas kecil yang dijaga terus-menerus. Mulai dari menjaga pola makan, memenuhi kebutuhan gizi harian, rutin minum susu, hingga bergerak aktif bersama keluarga.
Fondasi kualitas hidup keluarga
Kombinasi nutrisi yang tepat dan gaya hidup aktif menjadi dasar penting dalam menjaga kualitas hidup. Pola ini tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga membantu keluarga mempertahankan kebugaran dan produktivitas dalam keseharian.
Di tengah berbagai tuntutan hidup, perhatian pada gizi harian menjadi semakin relevan. Dengan memilih asupan yang seimbang dan membiasakan aktivitas fisik secara teratur, upaya menjaga kesehatan bisa dilakukan lebih konsisten dari masa kanak-kanak hingga dewasa.
Source: www.suara.com






