Nilai gabungan saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia bertambah Rp409 triliun hanya dalam lima hari perdagangan. Kapitalisasi pasar BEI berakhir di Rp10.749 triliun pada periode 13-17 Juli 2026, naik dari Rp10.340 triliun pada pekan sebelumnya.
Kenaikan nilai pasar itu terjadi ketika seluruh indikator utama perdagangan bergerak positif. Selain indeks menguat, nilai transaksi, volume saham, dan frekuensi jual beli harian juga meningkat dalam sepekan.
Lonjakan paling besar tercatat pada rata-rata nilai transaksi harian. Nilainya tumbuh 36,25% menjadi Rp13,99 triliun, dibandingkan Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.
Perdagangan yang lebih ramai juga terlihat dari jumlah saham yang berpindah tangan. Rata-rata volume transaksi harian mencapai 26,17 miliar lembar saham, atau meningkat 27,75% dari 20,49 miliar lembar.
IHSG Naik Lebih dari 4%
IHSG menutup perdagangan pekan tersebut di level 6.175,535. Posisi itu menguat 4,24% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di 5.924,360.
Penguatan indeks berjalan bersamaan dengan kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 3,95%. Dengan demikian, pertambahan nilai saham di bursa tidak hanya tercermin pada pergerakan indeks, tetapi juga pada nilai pasar gabungan emiten.
| Indikator | 13-17 Juli 2026 | Pekan Sebelumnya | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Kapitalisasi pasar BEI | Rp10.749 triliun | Rp10.340 triliun | Naik 3,95% |
| IHSG | 6.175,535 | 5.924,360 | Naik 4,24% |
| Rata-rata nilai transaksi harian | Rp13,99 triliun | Rp10,27 triliun | Naik 36,25% |
| Rata-rata volume transaksi harian | 26,17 miliar lembar | 20,49 miliar lembar | Naik 27,75% |
| Rata-rata frekuensi transaksi harian | 2,33 juta kali | 1,87 juta kali | Naik 24,60% |
Frekuensi Jual Beli Ikut Bertambah
Aktivitas transaksi saham turut meningkat dari sisi jumlah transaksi yang dicatatkan. Rata-rata frekuensi perdagangan harian naik 24,60% menjadi 2,33 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,87 juta kali transaksi.
Pertumbuhan frekuensi menunjukkan lebih banyak aktivitas jual beli yang berlangsung di bursa selama periode tersebut. Sementara kenaikan volume memperlihatkan jumlah lembar saham yang diperdagangkan juga bertambah dibandingkan sepekan sebelumnya.
Data perdagangan yang dimuat Beritasatu menunjukkan rata-rata nilai transaksi harian menjadi indikator dengan kenaikan persentase tertinggi. Kenaikan 36,25% pada indikator ini melampaui pertumbuhan volume transaksi sebesar 27,75% dan frekuensi transaksi sebesar 24,60%.
Kapitalisasi pasar sendiri menggambarkan nilai gabungan saham yang tercatat di BEI. Ketika angkanya naik, nilai pasar gabungan saham tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya.
Seluruh Indikator Bergerak Sejalan
Pekan 13-17 Juli 2026 memperlihatkan kenaikan serentak pada lima indikator perdagangan yang tersedia, yakni kapitalisasi pasar, IHSG, nilai transaksi, volume, dan frekuensi. Pola ini menandakan perdagangan lebih aktif dibandingkan pekan sebelumnya.
Nilai transaksi harian Rp13,99 triliun menjadi salah satu angka penting selama periode itu. Di saat yang sama, kapitalisasi pasar yang mencapai Rp10.749 triliun memperlihatkan besarnya nilai pasar saham yang tercatat di BEI pada penutupan pekan.
Pergerakan tersebut berlangsung di tengah dinamika pasar global yang tetap menjadi perhatian investor. Namun, data sepekan menunjukkan seluruh ukuran utama aktivitas perdagangan di BEI berada di atas capaian pada pekan sebelumnya.
Source: www.beritasatu.com






