Persib Bandung mengambil langkah penting dengan memberi peran baru kepada Achmad Jufriyanto. Legenda yang akrab disapa Jupe itu kini tidak lagi mengawal tim dari lapangan, tetapi dari bangku pelatih sebagai asisten pelatih lokal untuk musim Super League 2026/2027.
Penunjukan ini menandai babak baru dalam pengabdiannya setelah resmi pensiun sebagai pemain profesional. Di staf kepelatihan, Jufriyanto akan mendampingi pelatih kepala asal Kroasia, Igor Tolic, serta bekerja sama dengan asisten pelatih Zlatko Runje.
Komitmen Persib untuk Sosok yang Pernah Berjasa Besar
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut keputusan itu sebagai bagian dari komitmen klub untuk memberi ruang kepada mantan pemain yang sudah memberi kontribusi besar. Menurut dia, pengalaman dan kepemimpinan Jufriyanto masih sangat dibutuhkan di lingkungan tim.
Adhitia juga menilai pemahaman Jupe terhadap budaya dan filosofi klub menjadi nilai penting, baik di ruang ganti maupun dalam kerja tim pelatih. Ia menegaskan bahwa dedikasi Jufriyanto selama lebih dari satu dekade tidak pernah diragukan.
“Totalitas Bang Jupe untuk Persib tidak pernah diragukan. Selama lebih dari satu dekade, ia menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat juang yang menjadi teladan. Empat gelar juara yang berhasil dipersembahkan merupakan bukti nyata kontribusinya bagi perjalanan Persib,” ujar Adhitia, Sabtu (11/7/2026).
Jembatan antara Pelatih Asing dan Pemain Lokal
Dalam struktur kepelatihan baru, Jufriyanto diproyeksikan menjadi penghubung penting agar Igor Tolic lebih cepat memahami karakter pemain lokal. Peran itu juga diharapkan membantu penerapan metode kepelatihan yang dibawa jajaran pelatih asing Persib.
Dengan latar belakangnya sebagai pemain lama klub, Jupe punya kedekatan natural dengan para pemain dan bobotoh. Kedekatan itu membuat namanya lekat dengan identitas Persib dan memberi nilai tambah dalam ruang kerja pelatih.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Achmad Jufriyanto |
| Peran baru | Asisten pelatih lokal Persib |
| Pelatih kepala | Igor Tolic |
| Asisten pelatih | Zlatko Runje |
| Kompetisi | Super League musim 2026/2027 |
Rekam Jejak yang Sulit Diabaikan
Selama berseragam Persib, Jufriyanto ikut berperan dalam keberhasilan klub meraih Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015. Dua trofi itu menjadi bagian penting dari alasan manajemen menilai sosoknya lebih dari sekadar mantan pemain.
Selain prestasi, ia juga dikenal memiliki hubungan erat dengan para pemain di dalam tim. Karena itu, manajemen berharap kehadirannya bisa mempercepat adaptasi skuad sekaligus menjaga nilai-nilai yang selama ini menjadi identitas Persib.
Adhitia menyampaikan apresiasi atas semua kontribusi Jufriyanto sebagai pemain dan optimistis peran barunya akan membawa dampak positif. Bagi Persib, keputusan ini bukan hanya soal transisi karier seorang legenda, tetapi juga upaya menjaga kesinambungan karakter klub dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Kini saatnya melanjutkan perjuangan dalam peran yang baru. Kami percaya pengalaman, karakter, dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi energi positif bagi tim pelatih dan seluruh pemain dalam menggapai prestasi yang lebih tinggi bersama Persib,” kata Adhitia.
Dengan tugas baru tersebut, Jupe tetap berada di orbit yang sama dengan Persib, meski perannya kini berubah total. Pengabdian seorang legenda pun terlihat terus berlanjut, bukan lagi lewat tekel dan umpan di lapangan, melainkan lewat arahan di belakang layar.
Source: www.beritasatu.com






