54.056 Murid Lolos Tahap 1 SPMB Jatim 2026, Persaingan Masuk Sekolah Makin Ketat

Seleksi tahap pertama SPMB Jatim 2026 sudah menghasilkan 54.056 calon murid yang dinyatakan lolos melalui jalur domisili. Dari jumlah itu, 40.786 kursi terisi di SMA Negeri dan 13.270 di SMK Negeri.

Angka kelulusan itu muncul di tengah persaingan yang sangat padat. Total pendaftar mencapai 213.066 orang hingga sistem ditutup pada 12 Juni 2026, sehingga banyak peserta harus bersaing ketat untuk menembus sekolah pilihan mereka.

Persaingan di Jalur Domisili

Dari rekapitulasi akhir, 31.443 siswa SMA dan 10.506 siswa SMK berhasil masuk ke sekolah pilihan pertama yang mereka ajukan. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan selamat kepada para calon murid yang diterima di tahap 1 di Surabaya.

Ia juga meminta peserta yang lolos untuk terus meningkatkan prestasi terbaik mereka. Pesan itu menjadi penekanan penting karena proses seleksi tahun ini tidak hanya menimbang jarak rumah ke sekolah.

Nilai Akhir Jadi Penentu Utama

Sistem seleksi menempatkan akumulasi nilai akhir sebagai dasar utama. Komponen itu menggabungkan rata-rata nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik atau TKA.

Setelah itu, sistem masih mempertimbangkan usia dan durasi waktu pendaftaran. Urutan penilaian ini membuat proses penyaringan berjalan lebih berlapis dibandingkan sekadar kedekatan domisili.

Bagi calon murid yang belum berhasil pada tahap pertama, pendaftaran tahap kedua dijadwalkan dibuka pada 17-18 Juni 2026. Tahap ini menggabungkan jalur afirmasi, prestasi hasil lomba, dan mutasi tugas orang tua.

Masih Ada Kursi Kosong di Tahap Lanjutan

Tahap berikutnya disiapkan untuk mengisi sisa pagu kuota yang belum terpenuhi di 284 SMA Negeri dan 47 SMK Negeri di seluruh Jawa Timur. Pengisian kursi kosong akan dilakukan melalui skema pemenuhan nilai prestasi akademik secara transparan.

Dengan tahapan yang masih berlanjut, peserta yang belum lolos tahap pertama masih punya peluang pada gelombang berikutnya. Situasi ini membuat persaingan SPMB Jatim 2026 tetap terbuka, sekaligus menegaskan bahwa jalur domisili hanya menjadi salah satu bagian dari seleksi yang lebih kompleks.

Source: www.goodnewsfromindonesia.id

Terkait