Jakarta Kembali Terselimuti Polusi, Warga Diminta Pakai Masker dan Batasi Aktivitas Luar

Author: Cung Media

Kualitas udara Jakarta kembali masuk kategori tidak sehat dan membuat warga perlu lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah. Pada pemantauan IQAir Sabtu pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara Jakarta tercatat 184.

Angka itu menegaskan bahwa polusi udara masih menjadi persoalan serius di ibu kota. Selain mengganggu kenyamanan, udara kotor juga berisiko berdampak pada kesehatan, terutama pada sistem pernapasan dan kardiovaskular.

PM 2,5 Jauh Melampaui Panduan WHO

Data IQAir menunjukkan konsentrasi polutan PM 2,5 di Jakarta mencapai 102 mikrogram per meter kubik. Nilai tersebut disebut 20,4 kali lebih tinggi dibanding panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

PM 2,5 merupakan partikel sangat kecil berukuran kurang dari 2,5 mikron. Partikel ini bisa berasal dari debu, asap, dan jelaga yang melayang di udara.

Paparan PM 2,5 dalam jangka panjang dikaitkan dengan risiko kematian dini, terutama pada orang dengan penyakit jantung atau paru-paru kronis. Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati ketika harus berada di luar ruangan.

Langkah Aman yang Disarankan untuk Warga

Selain memakai masker, warga juga disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Langkah lain yang dianjurkan adalah menutup jendela agar udara luar yang kotor tidak mudah masuk ke dalam rumah.

Penggunaan penyaring udara juga dianggap membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan. Rekomendasi ini penting terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan akibat polusi.

Jakarta Bukan yang Terburuk di Indonesia

Berdasarkan data yang sama, kualitas udara Jakarta berada di urutan ketiga terburuk di Indonesia. Dua wilayah dengan catatan lebih buruk adalah Serpong dengan poin 240 dan Tangerang Selatan dengan poin 231.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah polusi udara tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di sejumlah wilayah penyangga. Di tengah kualitas udara yang tidak sehat, perlindungan diri menjadi langkah paling praktis yang bisa dilakukan masyarakat.

Source: www.medcom.id
Terbaru