
Jaguar sedang menyiapkan salah satu perubahan terbesar dalam sejarah modernnya lewat Type 01, mobil listrik grand tourer yang dibangun dari konsep Type 00. Nama baru itu bukan sekadar label, melainkan sinyal bahwa merek Inggris tersebut ingin memulai babak listrik dengan identitas yang benar-benar berbeda.
Yang membuat proyek ini menarik bukan hanya tenaganya yang diproyeksikan sangat besar, tetapi juga desainnya yang sejak awal memecah opini. Dari panggung seni di Miami hingga jalanan London dan Paris, Jaguar tampak sengaja membiarkan publik berhadapan langsung dengan bentuk baru yang jauh dari bahasa desain lama mereka.
Dari konsep kontroversial ke mobil produksi
Type 00 pertama kali mencuri perhatian besar saat tampil di sebuah acara seni di Miami pada akhir 2024. Siluetnya yang besar, permukaan bodi yang rata, dan pendekatan minimalis langsung memicu perdebatan di media sosial.
Sebagian warganet bahkan membandingkannya dengan kulkas berjalan atau kontainer bergerak. Namun Jaguar tidak bergeser dari arah itu dan justru terus mendorong mobil tersebut menuju tahap produksi.
Prototipe Type 01 sudah terlihat di jalanan London dan Paris pada tahun lalu. Kehadirannya menarik perhatian pejalan kaki, sementara video mobil itu bahkan sempat dianggap hasil rekayasa kecerdasan buatan karena tampilannya yang begitu futuristis.
Jaguar tampak ingin membiasakan publik dengan identitas visual baru sebelum debut resminya. Langkah itu membuat Type 01 bukan hanya proyek kendaraan listrik, tetapi juga alat untuk mengubah persepsi terhadap merek.
Arti nama Type 01
Jaguar menjelaskan bahwa angka 0 melambangkan nol emisi, sedangkan angka 1 menandai model pertama dari generasi listrik baru. Kata “type” tetap dipertahankan untuk menjaga hubungan dengan sejarah Jaguar.
Pilihan itu merujuk pada mobil ikonik seperti C-Type yang menang di 24 Hours of Le Mans pada 1951, lalu E-Type dan F-Type. Dengan begitu, Jaguar mencoba menggabungkan warisan performa dengan arah masa depan yang lebih bersih.
Rawdon Glover, managing director Jaguar, menyebut angka 0 sebagai simbol reset penuh untuk merek tersebut. Reset itu juga terlihat dari keputusan untuk membawa desain yang sejak awal dipimpin chief designer Gerry McGovern dan langsung memicu kontroversi.
Rumor soal kepergian McGovern sempat beredar pada awal tahun ini. Jaguar kemudian membantah kabar itu 10 hari kemudian dan menegaskan bahwa ia tetap bersama perusahaan untuk periode singkat sebelum memulai konsultan kreatif miliknya sendiri.
Tenaga besar, karakter grand tourer
Di internal perusahaan, Type 01 dikenal dengan kode X900. Mobil ini akan dirancang, dikembangkan, dan diproduksi di Inggris.
Jaguar menyebut mobil ini akan memakai konfigurasi tiga motor listrik. Outputnya diperkirakan lebih dari 1.000 hp dengan torsi lebih dari 959 lb-ft, angka yang menempatkannya di wilayah performa supercar.
Meski begitu, Jaguar tetap ingin Type 01 terasa seperti grand tourer mewah. Perusahaan juga menjanjikan karakter berkendara yang sesuai dengan dunia supercar, tetapi tetap membawa kenyamanan tinggi.
Matt Becker, direktur engineering kendaraan Jaguar, mengatakan Type 01 akan menggabungkan tingkat kenyamanan tinggi dengan pengalaman berkendara yang sangat menarik. Pernyataan itu menunjukkan bahwa Jaguar tidak ingin mobil ini hanya mengejar angka tenaga semata.
Masih diuji dalam kondisi ekstrem
Pengujian akhir Type 01 masih berlangsung. Prototipenya bahkan sudah diuji di Lingkar Arktik pada Februari, dalam suhu serendah minus 40 derajat Fahrenheit.
Pengujian semacam itu biasanya menjadi tahap penting untuk memastikan mobil listrik siap menghadapi kondisi paling keras. Bagi Jaguar, hasilnya akan menentukan apakah karakter radikal dari Type 00 tetap bertahan ketika mobil ini masuk jalur produksi.
Debut produksi Type 01 diperkirakan berlangsung sebelum akhir tahun. Momen itu akan menjadi jawaban atas pertanyaan terbesar: seberapa jauh Jaguar berani mempertahankan desain yang memecah opini sambil membawa mereknya masuk ke era listrik baru.





