Jaecoo Kejar Pengiriman J5 EV Jadi 2-3 Minggu, Antrean Pembeli Masih Mengular

Permintaan terhadap Jaecoo J5 EV di Indonesia sedang memuncak, dan pabrikan berupaya memangkas waktu tunggu pengiriman dari sekitar dua bulan menjadi hanya 2-3 minggu. Jika target itu tercapai, konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama di tengah antrean yang masih mengular.

Tekanan terbesar datang dari lonjakan pesanan yang sudah melampaui 10 ribu unit. Di sisi lain, unit yang sudah dikirim baru sekitar 5 ribu, sehingga Jaecoo harus terus mengejar suplai agar penumpukan pesanan tidak semakin panjang.

Produksi Dipercepat, tetapi Mutu Tetap Dijaga

Untuk mengejar permintaan tersebut, Jaecoo sudah meningkatkan produksi J5 EV. Langkah ini dilakukan agar pengiriman bisa berjalan lebih cepat dan konsumen menerima mobil dalam waktu yang lebih singkat.

Namun, percepatan itu tidak bisa dilakukan secara instan. Jaecoo masih perlu menyiapkan banyak hal dari fase awal perakitan J5 EV agar kapasitas produksi naik tanpa mengorbankan kualitas produk.

Perusahaan juga menegaskan bahwa fokus mereka bukan hanya menambah jumlah unit. Di saat yang sama, mutu mobil tetap dijaga sambil mempercepat serah terima ke konsumen.

J5 EV Jadi Model Terlaris

Di pasar Indonesia, J5 EV menjadi model paling laris dari Jaecoo. Penjualannya disebut bisa menembus lebih dari 1.000 unit setiap bulan, jauh di atas model lain dalam jajaran merek tersebut.

Sebaliknya, J7 dan J8 hanya mencatat penjualan puluhan hingga ratusan unit. Kedua model itu juga dipasarkan sebagai SUV PHEV, bukan mobil listrik murni seperti J5 EV.

Kondisi ini menunjukkan bahwa minat konsumen lebih kuat ke model BEV milik Jaecoo. Permintaan tinggi pada J5 EV juga menjadi salah satu alasan perusahaan belum bergerak ke varian lain yang tersedia di luar negeri.

Varian Lain Belum Jadi Prioritas

J5 EV sebenarnya punya varian lain yang dipasarkan di luar negeri, termasuk SHS. Namun varian itu belum akan dijual karena permintaan terhadap versi BEV masih sangat tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Strategi itu membuat Jaecoo memusatkan perhatian pada model yang sudah lebih dulu diterima pasar. Langkah tersebut juga sejalan dengan kebutuhan untuk menyelesaikan antrean pesanan yang terus bertambah.

Bagi calon pembeli, pemangkasan waktu tunggu menjadi 2-3 minggu akan menjadi kabar penting bila target produksi ini benar-benar tercapai. Di tengah permintaan yang tetap tinggi, kemampuan Jaecoo menjaga pasokan akan menentukan seberapa cepat J5 EV sampai ke tangan konsumen.

Baca Juga

Back to top button