Smartwatch murah di kisaran Rp300 ribuan kini tidak lagi sekadar alat untuk notifikasi dan penghitung langkah. iTel O23 Plus menunjukkan bahwa perangkat di kelas entry-level mulai membawa fitur yang lebih dekat ke model yang lebih mahal.
Yang paling menonjol adalah kemampuan membalas WhatsApp langsung dari pergelangan tangan. Di kelas harga seperti ini, fitur tersebut terasa menonjol karena pengguna Android bisa tetap merespons pesan tanpa harus terus membuka ponsel.
Balas pesan tanpa pegang ponsel
iTel O23 Plus belum mendukung pengetikan manual di jam, tetapi pengguna bisa memakai quick reply yang dapat disesuaikan lewat aplikasi iPulse. Fitur ini berguna saat berkendara, berolahraga, atau berada dalam situasi yang membuat akses ke smartphone jadi kurang praktis.
Dengan pendekatan seperti itu, smartwatch ini mencoba memberi fungsi yang lebih relevan untuk aktivitas harian. Fokusnya bukan hanya menampilkan notifikasi, tetapi juga membantu komunikasi tetap berjalan dari pergelangan tangan.
Bodi metal dan perlindungan IP68
Selain fitur pesan, iTel juga menonjolkan tampilan full metal pada O23 Plus. Material ini memberi kesan lebih kokoh dibanding banyak smartwatch murah lain yang masih memakai plastik.
Layar perangkat ini diklaim jernih dan lebih tahan terhadap goresan halus. Dari sisi ketahanan, smartwatch ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 sehingga aman dari cipratan air dan hujan.
| Fitur Utama | iTel O23 Plus |
|---|---|
| Balas WhatsApp | Quick reply lewat aplikasi iPulse |
| Material bodi | Full metal |
| Perlindungan | IP68 |
| Pemantauan kesehatan | Detak jantung, SpO2, stres |
Perlindungan itu memang bukan untuk aktivitas ekstrem di dalam air. Namun, sertifikasi tersebut tetap relevan bagi pengguna yang aktif bergerak dan memakai smartwatch hampir sepanjang hari.
Pemantauan kesehatan tetap lengkap
Di sisi kesehatan, iTel O23 Plus membawa pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah atau SpO2, dan tingkat stres. Fitur-fitur ini sudah menjadi standar penting di banyak perangkat wearable modern.
Hasil pemantauan stres juga ditampilkan dalam bentuk emoji, bukan hanya angka. Penyajian seperti ini membuat informasi lebih mudah dipahami oleh pengguna awam dan memberi pengalaman yang lebih sederhana saat dibaca di layar kecil.
Meski begitu, fungsi kesehatan di smartwatch tetap perlu dipahami sebagai alat pendukung gaya hidup sehat. Perangkat seperti ini tidak dirancang untuk menggantikan alat medis profesional.
Segmen murah yang makin kompetitif
Kehadiran iTel O23 Plus memperlihatkan bahwa batas antara smartwatch entry-level dan kelas premium mulai menipis. Fitur seperti quick reply, bodi metal, IP68, dan pemantauan kesehatan sebelumnya lebih sering ditemukan pada perangkat yang harganya jauh lebih tinggi.
Informasi yang beredar saat ini masih mengacu pada laporan awal dan ulasan kreator gadget Doohanaja. Detail spesifikasi maupun ketersediaannya di berbagai pasar masih bisa berubah mengikuti pengumuman resmi dari iTel.
Bagi pasar wearable, langkah seperti ini menandakan smartwatch murah tidak lagi sekadar pelengkap ponsel. Produsen kini bersaing menghadirkan fungsi yang lebih lengkap, sehingga pilihan di kelas ratusan ribu rupiah terasa semakin menarik bagi pengguna yang mencari perangkat praktis.
