iPhone 18 Pro Max Disebut Punya Baterai Terbesar, Tapi Bisa Jadi iPhone Terberat Apple

Peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai memunculkan satu pertanyaan besar bagi calon pembeli: seberapa jauh Apple mau mendorong kapasitas baterai tanpa membuat bodi terlalu berat. Bocoran terbaru menyebut model Pro Max akan membawa salah satu baterai terbesar yang pernah dipasang Apple di iPhone.

Di saat yang sama, harga juga jadi perhatian karena ada sinyal bahwa Apple tidak akan kembali menaikkan banderol lini iPhone 18. Kombinasi baterai besar, desain layar yang lebih bersih, dan peningkatan kamera membuat seri Pro generasi berikutnya terlihat sangat agresif, terutama untuk pasar yang sensitif terhadap harga seperti India.

Baterai jumbo, bodi ikut membesar

Fokus terbesar bocoran terbaru ada pada iPhone 18 Pro Max. Perangkat ini disebut akan membawa baterai 5.100mAh, angka yang menempatkannya di antara iPhone dengan kapasitas baterai terbesar sejauh ini.

Konsekuensinya, bodi ponsel itu kemungkinan dibuat sedikit lebih tebal agar ruang internal cukup. Bobotnya juga diperkirakan menembus 240 gram, sehingga berpeluang menjadi iPhone terberat yang pernah dirilis Apple.

Perubahan itu menunjukkan arah yang cukup jelas dari Apple. Alih-alih mengejar desain yang makin tipis, perusahaan tampaknya lebih mementingkan daya tahan pakai harian pada model tertinggi.

Harga bisa ditahan, tapi pasar India tetap menentukan

Di sisi harga, laporan yang beredar mengindikasikan Apple mungkin mempertahankan banderol iPhone 18 agar tidak naik lagi. Langkah itu datang setelah kenaikan harga pada seri iPhone 17, sehingga generasi berikutnya disebut berpeluang tampil lebih stabil dari sisi biaya masuk.

Meski begitu, harga di India belum bisa dipastikan. Biaya komponen, pengeluaran produksi, dan tekanan persaingan di pasar ponsel masih bisa memengaruhi keputusan akhir Apple.

Bagi pembeli, aspek ini menjadi sama pentingnya dengan spesifikasi. Seri Pro biasanya menarik perhatian karena fitur premium, tetapi harga yang tertahan akan membuat lonjakan spesifikasi terasa lebih masuk akal.

Tampilan depan disebut lebih bersih

Perubahan desain paling menonjol pada iPhone 18 Pro disebut akan terjadi di bagian depan. Apple dikabarkan memindahkan sensor Face ID ke bawah panel agar elemen yang biasanya terlihat di area potongan layar bisa disamarkan.

Jika rencana itu benar terjadi, Dynamic Island berbentuk pil besar bisa hilang dari model Pro. Kamera depan disebut akan dipindahkan ke lubang punch-hole yang jauh lebih kecil di kiri atas, sehingga layar terlihat lebih bersih dan minim gangguan visual.

Di bagian belakang, Apple disebut tidak menyiapkan ubahan besar pada susunan tiga kamera. Namun, perbaikan kecil pada material, tekstur, atau kesan akhir panel belakang dan rangka logam sedang dipertimbangkan untuk memberi nuansa yang lebih premium.

Apple juga dilaporkan menguji beberapa opsi warna baru untuk model Pro. Tiga warna yang muncul dalam bocoran itu adalah deep purple, burgundy, dan coffee brown.

Kamera ikut naik kelas

Peningkatan kamera menjadi salah satu area yang paling ramai dibicarakan. Apple disebut bisa menambahkan sistem mechanical iris pada setidaknya satu kamera belakang, sesuatu yang berbeda dari kamera ponsel pada umumnya yang memakai aperture tetap.

Mechanical iris memungkinkan jumlah cahaya yang masuk ke lensa diatur secara fisik. Dampaknya, pemotretan di kondisi minim cahaya berpotensi menghasilkan foto yang lebih terang dan lebih detail.

Teknologi ini juga diharapkan membantu menghasilkan blur latar belakang yang lebih alami pada foto portrait. Hasilnya bisa terasa lebih dekat ke karakter kamera konvensional dibanding efek blur yang terlalu bergantung pada pemrosesan perangkat lunak.

Selain itu, Apple dikabarkan menyiapkan sensor gambar stacked tiga lapis baru yang kemungkinan dipasok Samsung. Desain sensor seperti ini disebut mampu memproses data gambar lebih cepat dan lebih efisien.

Manfaatnya mencakup kecepatan pengambilan gambar yang lebih baik, noise yang lebih rendah saat kondisi gelap, dan dynamic range yang lebih kuat. Apple juga disebut dapat memakai aperture yang lebih besar pada kamera utama dan telefoto agar lebih banyak cahaya masuk ke lensa.

Chip A20 Pro menjadi penopang efisiensi

Di sisi performa, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan menggunakan chip A20 Pro. Chip ini disebut dibangun dengan proses manufaktur 2nm dari TSMC, yang menjadi salah satu lompatan teknis penting untuk generasi berikutnya.

Apple juga dilaporkan menyiapkan pendekatan kemasan komponen baru dengan menempatkan RAM lebih dekat ke CPU, GPU, dan Neural Engine. Integrasi yang lebih rapat ini diyakini bisa mempercepat perpindahan data, menekan panas, dan meningkatkan efisiensi daya.

Bocoran yang beredar menyebut peningkatan itu bisa menghadirkan performa sekitar 15 persen lebih baik dan efisiensi daya hingga 30 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Perubahan tersebut juga disebut akan membantu Apple Intelligence berjalan lebih mulus langsung di perangkat tanpa terlalu bergantung pada pemrosesan cloud.

Untuk jadwal, Apple diperkirakan tetap mengikuti pola peluncuran model Pro yang sudah dikenal. Berdasarkan siklus sebelumnya, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max kemungkinan diperkenalkan pada September 2026, sementara versi standar iPhone 18 disebut bisa meluncur lebih lambat dan berpotensi hadir pada 2027.

Source: www.indiatoday.in
Terkait