PT Blue Bird Tbk memilih Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid untuk memperkuat layanan Bluebird Prime di Jakarta. MPV hybrid ini diandalkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan ruang kabin lapang, kenyamanan, dan kapasitas untuk perjalanan.
Kehadiran Innova Zenix Hybrid menambah pilihan armada pada layanan premium Blue Bird. Model ini berdampingan dengan mobil listrik BYD E6 yang telah digunakan Bluebird Prime di sejumlah kota lain.
Kabin lapang untuk kebutuhan penumpang
Dimensi menjadi salah satu modal utama Innova Zenix Hybrid sebagai kendaraan angkutan penumpang. Mobil ini memiliki panjang 4.755 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.795 mm.
Jarak sumbu rodanya mencapai 2.850 mm, yang mendukung ruang kabin lebih lega serta bagasi memadai. Karakter tersebut penting bagi pelanggan yang membawa barang atau melakukan perjalanan dengan lebih dari satu penumpang.
| Spesifikasi | Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid |
|---|---|
| Panjang | 4.755 mm |
| Lebar | 1.850 mm |
| Tinggi | 1.795 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.850 mm |
| Tenaga mesin | 149 hp |
| Torsi maksimum | 187 Nm |
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut pemilihan Innova Zenix Hybrid sebagai armada taksi menjadi kebanggaan bagi Toyota. Menurutnya, model tersebut selaras dengan upaya menghadirkan mobilitas yang nyaman, efisien, dan andal.
Dalam rilis resmi yang dikutip oto.detik.com, Bansar mengatakan, “Kami bangga dapat kembali menjadi bagian dari perjalanan Bluebird dalam menghadirkan inovasi layanan bagi pelanggan.” Ia menilai kolaborasi ini dapat memperluas pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan.
Hybrid di Jakarta, listrik di kota lain
Penggunaan Innova Zenix Hybrid di layanan Prime saat ini difokuskan untuk wilayah Jakarta. Sementara itu, BYD E6 menjadi armada Prime di Bandung, Surabaya, Medan, dan Bali.
| Model | Penggerak | Wilayah layanan Prime |
|---|---|---|
| Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid | Hybrid | Jakarta |
| BYD E6 | Listrik | Bandung, Surabaya, Medan, dan Bali |
Kombinasi dua jenis penggerak tersebut memberi pilihan armada yang berbeda dalam portofolio Bluebird Prime. Namun, cakupan operasional Innova Zenix Hybrid masih terbatas di Jakarta berdasarkan informasi yang tersedia.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan Bluebird Prime menjadi bagian dari penguatan ekosistem multimoda perusahaan. Layanan ini ditujukan untuk memperluas pilihan pelanggan dengan tetap menjaga standar operasional.
“Bluebird Prime merupakan bagian dari upaya kami memperkuat ekosistem multimoda Bluebird agar pelanggan memiliki pilihan layanan yang semakin lengkap, dengan tetap mengedepankan standar keamanan, keandalan, dan profesionalisme,” kata Andre. Pernyataan itu menempatkan Prime sebagai pelengkap di jajaran layanan taksi Blue Bird, termasuk Silverbird.
Basis monokok dan mesin 2.0 liter
Innova Zenix Hybrid memakai platform Toyota New Global Architecture atau TNGA GA-C dengan konstruksi monokok. Platform tersebut diklaim meningkatkan stabilitas, kenyamanan berkendara, dan efisiensi bobot dibandingkan generasi sebelumnya.
Dari sisi teknis, MPV ini menggunakan mesin M20A-FXS berkapasitas 2.0 liter. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 149 hp dengan torsi maksimum 187 Nm.
Bagi Toyota, pemakaian Innova Zenix Hybrid di Bluebird Prime memperlihatkan peran model hybrid pada layanan mobilitas penumpang di Jakarta. Bagi Blue Bird, armada ini menambah opsi kendaraan yang menonjolkan kenyamanan kabin dalam pengembangan layanan Prime.







