
Di saat banyak ponsel murah masih berkompromi pada desain dan layar, Infinix Hot 70 justru muncul dengan kombinasi yang terasa lebih rapi dari biasanya. Bodinya tipis, layarnya lebar, dan refresh rate 120Hz langsung membuat perangkat ini menonjol di kelas budget.
Pendekatan itu membuat Hot 70 tidak sekadar terlihat menarik di atas kertas. Infinix juga menambahkan baterai besar, memori lega, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang agar ponsel ini tetap relevan dipakai lebih lama.
Desain tipis dengan sentuhan yang tidak biasa
Bagian belakang Infinix Hot 70 memakai pola holografis bergelombang dengan finishing lembut yang tidak mudah menangkap sidik jari. Bobotnya sekitar 195 gram dan ketebalannya berada di kisaran 7,5 mm, sehingga ponsel ini masih nyaman digenggam untuk pemakaian harian.
Infinix juga memberi pilihan warna Green Texture dan Thermo Orange yang membuat tampilannya terasa lebih hidup. Di kelas harga terjangkau, pendekatan desain seperti ini jarang ditemui karena banyak ponsel lain masih memilih tampilan polos.
Ketahanan fisik ikut diperhatikan lewat sertifikasi IP65 untuk debu dan percikan air. Ada pula klaim ketahanan jatuh bersertifikasi SGS, yang menambah kesan bahwa perangkat ini dibuat bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dipakai dengan lebih tenang.
Satu detail lain yang cukup menarik adalah tombol fisik One-Tap AI button. Tombol ini bisa diprogram untuk fungsi tertentu, termasuk senter, dan fitur semacam ini masih jarang muncul pada ponsel murah.
Layar 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz
Sektor layar menjadi daya tarik utama Hot 70 karena memakai panel IPS LCD 6,78 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1576 piksel. Refresh rate adaptif 120Hz membuat transisi antarmuka terasa lebih mulus saat digunakan untuk scrolling media sosial atau berpindah menu.
Resolusi ini memang belum setajam panel Full HD atau OLED. Namun untuk kebutuhan harian, pengalaman visualnya tetap terbantu oleh refresh rate tinggi yang memberi kesan lebih responsif.
Kecerahan puncaknya disebut mencapai sekitar 700 nits dalam mode HBM. Angka ini membantu layar tetap terlihat saat dipakai di luar ruangan, termasuk di bawah sinar matahari yang terang.
Performa harian yang cukup solid
Infinix Hot 70 mengandalkan MediaTek Helio G100 Ultimate berbasis fabrikasi 6nm. Chip tersebut dipasangkan dengan CPU octa core 2x 2,2 GHz Cortex A76 dan 6x 2,0 GHz Cortex A55, serta GPU Mali G57 MC2.
Untuk penggunaan harian, performanya tergolong aman untuk media sosial, aplikasi perbankan, dan banyak tab browser sekaligus. Game berat seperti Genshin Impact masih bisa dijalankan pada pengaturan grafis rendah, tetapi frame drop akan mulai terasa jika dipaksa di setelan tinggi.
Di sisi memori, tersedia opsi RAM 4 GB, 6 GB, dan 8 GB LPDDR4X. Penyimpanan internalnya hadir dalam varian 128 GB dan 256 GB UFS 2.2, lengkap dengan slot microSD dedicated yang tidak mengganggu penggunaan dual-SIM.
Baterai 6.000mAh jadi modal utama
Baterai 6.000mAh menjadi salah satu nilai jual paling kuat pada Hot 70. Kapasitas ini disebut mampu membuat ponsel bertahan seharian penuh dalam pemakaian berat dan masih menyisakan daya hingga keesokan siang.
Pengisian dayanya mendukung 45W Lightning FastCharge dan diklaim bisa mengisi dari kondisi hampir habis ke penuh dalam kisaran satu jam. Ada juga 10W reverse wired charging yang memungkinkan perangkat ini dipakai sebagai power bank darurat.
Fitur bypass charging turut disertakan untuk kebutuhan bermain game sambil mengisi daya. Mode ini menyalurkan daya langsung ke sistem agar suhu dan degradasi baterai bisa lebih terkontrol.
Kamera dan software yang ikut diperhatikan
Di bagian belakang, Hot 70 membawa kamera utama 50MP f/1,85 dengan autofocus dan lensa pendukung. Kamera depannya menggunakan sensor 8MP f/2,0 dengan fokus tetap, cukup untuk kebutuhan selfie dan panggilan video harian.
Pada kondisi cahaya yang bagus, kamera utama mampu menghasilkan detail yang memadai dengan warna yang relatif seimbang. Hasilnya dinilai cukup aman untuk unggahan media sosial tanpa proses editing yang rumit.
Perekaman video mendukung hingga 1440p 30fps, memberi fleksibilitas lebih tinggi daripada ponsel yang hanya berhenti di 1080p. Saat cahaya mulai minim, kualitas gambar memang menunjukkan batasnya dan detail halus bisa terlihat seperti watercolor.
Infinix Hot 70 menjalankan Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Infinix juga menjanjikan 3 tahun pembaruan OS utama dan 5 tahun patch keamanan reguler, sebuah kombinasi yang tergolong menarik di kelas budget.
XOS 16 membawa kustomisasi tampilan, manajemen notifikasi, optimasi baterai, dan pemanfaatan tombol One-Tap AI untuk shortcut harian. Dengan paket seperti ini, Hot 70 terlihat ingin bermain bukan hanya di harga, tetapi juga di rasa pakai yang lebih matang dibanding banyak ponsel murah lain.
Source: www.gadgetdiva.id




