Divisi 91 IDF Hancurkan Peluncur Hezbollah di Lebanon Selatan, Senjata Disita

Author: Cung Media

Pasukan Israel Defense Forces atau IDF kembali menekan posisi Hezbollah di Lebanon selatan lewat operasi yang berujung pada penghancuran peluncur rudal antitank. Dalam operasi yang dipimpin Divisi ke-91 itu, seorang militan tewas dan sejumlah senjata ikut disita.

Operasi tersebut menyorot bagaimana perburuan terhadap infrastruktur persenjataan Hezbollah masih terus berlangsung di wilayah perbatasan selatan Lebanon. IDF menyebut temuan di lokasi mencakup senapan Kalashnikov, shotgun, senjata ringan lain, RPG, dan roket.

Penggerebekan Fasilitas Penyimpanan Senjata

Militer Israel mengatakan senjata-senjata itu ditemukan saat penggerebekan terhadap sebuah fasilitas penyimpanan senjata Hezbollah. Selain peluncur rudal antitank yang dihancurkan, aparat juga menyita perlengkapan tempur yang disebut memperkuat dugaan bahwa lokasi tersebut dipakai sebagai titik logistik kelompok itu.

IDF menyatakan Divisi ke-91 memimpin operasi di wilayah selatan Lebanon. Dalam keterangan yang sama, militer Israel mengatakan pasukannya telah menewaskan lebih dari 35 teroris Hezbollah di Lebanon selatan selama sepekan terakhir.

Lapangan Masih Diwarnai Tekanan Militer

Rangkaian operasi ini menunjukkan tekanan militer yang masih berjalan di area yang berbatasan langsung dengan Israel. IDF menggambarkannya sebagai bagian dari langkah kontra-teror untuk menekan kemampuan tempur dan persenjataan Hezbollah di lapangan.

Di sisi lain, sempat muncul laporan awal tentang serangan di Baalbek. Namun, IDF membantah telah menyerang area tersebut, menurut laporan Doron Kadosh dari Army Radio.

Selama operasi berlangsung, satu teroris dilaporkan tewas di lokasi. Sementara itu, penyitaan senjata dan penghancuran peluncur antitank menjadi bagian utama dari operasi yang kini menambah daftar bentrokan dan penggerebekan di Lebanon selatan.

Terbaru