Hyundai Ioniq 3 Siap Masuk Indonesia, 496 Km dan Cas 29 Menit Jadi Andalan Baru

Hyundai bersiap menambah amunisi di lini mobil listriknya di Indonesia lewat Ioniq 3. Model ini disebut akan dibawa ke GIIAS 2026 untuk memperkuat keluarga Ioniq yang sudah diisi Ioniq 5 dan Ioniq 6.

Yang membuatnya menarik, Ioniq 3 tidak sekadar hadir sebagai model baru. Mobil ini datang dengan fokus pada efisiensi, jarak tempuh, dan kepraktisan untuk pemakaian harian, tiga hal yang biasanya paling dicari calon pengguna mobil listrik.

Desain Aero Hatch dan platform E-GMP

Hyundai memberi Ioniq 3 konsep desain baru bernama Aero Hatch. Pendekatan ini dirancang untuk menjaga aerodinamika tetap baik tanpa mengorbankan ruang kabin.

Koefisien hambatan udara yang diklaim mencapai 0,263 menjadi salah satu nilai penting dari mobil ini. Hyundai juga memakai bahasa desain Art of Steel dengan ciri bodi tegas dan lampu Parametric Pixel yang sudah akrab sebagai identitas keluarga Ioniq.

Di bagian depan, ada empat titik yang merepresentasikan huruf “H” dalam kode Morse. Detail itu memberi pembeda visual sekaligus menegaskan bahwa Ioniq 3 adalah anggota baru di lini kendaraan listrik Hyundai.

Mobil ini dibangun di atas platform Electric-Global Modular Platform atau E-GMP. Ioniq 3 juga memakai arsitektur kelistrikan 400 volt yang dirancang untuk mendukung efisiensi, performa, dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

AspekDetail
Konsep desainAero Hatch
Koefisien hambatan udara0,263
PlatformE-GMP
Arsitektur kelistrikan400 volt

Dua baterai, jarak tempuh sampai 496 Km

Hyundai menyiapkan dua pilihan baterai untuk Ioniq 3. Varian Standard Range diklaim punya jarak tempuh hingga 344 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Sementara itu, varian Long Range mampu menempuh hingga 496 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka ini membuat Ioniq 3 tampil sebagai opsi yang serius untuk pengguna yang membutuhkan mobil listrik dengan daya jelajah lebih panjang.

Pengisian dayanya juga dibuat praktis. Dengan pengisian cepat DC, baterai bisa diisi dari 10 persen sampai 80 persen dalam waktu sekitar 29 menit.

Ioniq 3 juga mendukung pengisian AC hingga 22 kW. Kombinasi ini memberi fleksibilitas bagi pengguna, baik saat mengisi daya di fasilitas publik maupun saat dipakai untuk rutinitas sehari-hari.

VarianJarak TempuhPengisian
Standard Range344 kmDC 10 persen ke 80 persen sekitar 29 menit
Long Range496 kmDC 10 persen ke 80 persen sekitar 29 menit
Semua varianAC hingga 22 kW

Kabin lega untuk 5 penumpang

Di dalam kabin, Hyundai menonjolkan lantai datar atau flat floor untuk memberi ruang lebih lega. Tata ruang seperti ini membantu memaksimalkan area kaki dan membuat mobil terasa lebih ramah untuk penggunaan keluarga.

Interiornya memakai konsep Furnished Space, yang dirancang agar lima penumpang dapat duduk nyaman, termasuk tiga orang dewasa di bangku belakang. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik sekaligus praktis untuk aktivitas harian.

Ruang bagasinya juga tidak kecil. Ioniq 3 memiliki kapasitas 441 liter dan dilengkapi ruang penyimpanan tambahan bernama Megabox.

Fitur digital dan keselamatan

Di bagian hiburan dan konektivitas, Hyundai membekali Ioniq 3 dengan sistem infotainment Pleos Connect. Sistem ini berbasis Android Automotive OS, sehingga pengalaman digital di kabin terasa lebih modern dan terintegrasi.

Untuk keselamatan, Hyundai memasukkan paket SmartSense. Fitur yang disebut mencakup Highway Driving Assist 2, Remote Smart Parking Assist, dan Blind-Spot View Monitor.

Kombinasi desain aerodinamis, pilihan baterai, waktu cas yang relatif singkat, kabin lega, serta fitur bantuan berkendara membuat Ioniq 3 jadi model yang patut diperhatikan menjelang kehadirannya di Indonesia. Jika benar dibawa ke GIIAS 2026, model ini berpotensi menjadi tambahan penting di jajaran mobil listrik Hyundai untuk pasar nasional.

Source: oto.detik.com
Terkait