Huawei Mate 90 Tinggalkan Sensor Samping, Sidik Jari Ultrasonik Di Bawah Layar Lebih Aman

Huawei disebut tengah menyiapkan perubahan yang paling terasa pada Mate 90 Series, dan fokus utamanya justru ada pada cara pengguna membuka kunci ponsel. Seri flagship ini dikabarkan akan meninggalkan sensor sidik jari di sisi bodi dan beralih ke teknologi ultrasonic di bawah layar.

Perubahan itu penting karena menyentuh pengalaman harian yang paling sering dipakai. Jika bocoran ini tepat, Mate 90 Series tidak hanya tampil lebih modern, tetapi juga lebih praktis saat dipakai satu tangan maupun dalam kondisi tangan basah.

Sidik jari naik kelas ke bawah layar

Informasi dari orang dalam di China menyebut Huawei berencana memakai Ultrasonic In-display Fingerprint pada Mate 90 Series. Teknologi ini berada satu level di atas sensor optik biasa karena membaca sidik jari dengan gelombang suara 3D.

Keunggulan utamanya ada pada akurasi dan konsistensi pemindaian. Sistem ultrasonic disebut tetap bisa mengenali sidik jari meski jari berkeringat atau basah setelah cuci tangan, sehingga peluang gagal membuka kunci dapat berkurang.

Sensor samping mulai ditinggalkan

Jika langkah ini benar-benar diterapkan, Huawei akan meninggalkan pola lama yang selama ini menempatkan sensor sidik jari di sisi bodi. Pergeseran itu membuat proses membuka ponsel terasa lebih natural karena jari tidak perlu lagi mencari tombol samping.

Huawei juga dikabarkan sedang menguji posisi sensor yang pas agar tidak terlalu rendah. Penempatan ini penting supaya ibu jari tidak perlu bergerak berlebihan, terutama saat ponsel dipakai dalam mode satu tangan.

Pengalaman harian jadi fokus utama

Peralihan ke sensor di bawah layar bukan sekadar perubahan desain. Langkah ini menunjukkan bahwa Huawei ingin memperbaiki kenyamanan penggunaan sehari-hari, bukan hanya mengubah tampilan luar perangkat.

Kecepatan membuka kunci, kemudahan menggenggam, dan respons pemindaian menjadi tiga aspek yang paling menonjol dari kabar Mate 90 Series. Di kelas flagship, detail seperti ini sering menentukan kesan pertama pengguna saat memegang perangkat baru.

Kamera besar ikut disiapkan

Selain sektor keamanan, Mate 90 Series juga disebut membawa peningkatan besar di kamera. Untuk varian tertinggi, Mate 90 Pro Max, Huawei dikabarkan menyiapkan sensor utama 1 inci dengan resolusi 200MP.

Kombinasi ini diarahkan untuk memberi hasil foto yang lebih tajam, terutama pada kondisi malam. Huawei juga disebut akan menghadirkan dua lensa telefoto, dan salah satunya mendukung 10x optical zoom.

Arah pengembangan Huawei makin jelas

Gabungan sensor sidik jari ultrasonic dan kamera besar memperlihatkan strategi Huawei yang cukup agresif di lini flagship. Fokusnya bukan hanya pada spesifikasi tinggi, tetapi juga pada fitur yang langsung dirasakan pengguna saat memakai ponsel.

Pendekatan itu membuat Mate 90 Series tampak disiapkan sebagai perangkat premium yang menonjol di dua sisi sekaligus. Satu sisi menyentuh keamanan dan kenyamanan, sementara sisi lain mendorong kemampuan kamera ke level yang lebih serius.

Jadwal rilis masih jadi sorotan

Menurut kabar yang beredar, Huawei Mate 90 Series bakal resmi meluncur sekitar Oktober 2026. Jadwal ini membuat seri tersebut masuk radar sebagai salah satu flagship yang paling menarik untuk dipantau.

Dengan sensor ultrasonic di bawah layar, posisi pemindai yang lebih ergonomis, dan paket kamera yang ambisius, Mate 90 Series berpotensi menjadi penantang kuat di kelas atas. Huawei terlihat ingin menunjukkan bahwa mereka masih punya amunisi besar untuk pasar smartphone premium.

Baca Juga

Back to top button