Honda Super-ONE Resmi Meluncur, Hot Hatch Listrik Mungil Ini Ternyata Punya Mode BOOST

Honda kembali memperlihatkan ambisinya di segmen mobil listrik kecil lewat Super-ONE, sebuah hot hatch mungil yang baru resmi dijual di Jepang. Model ini juga sudah disiapkan untuk masuk ke pasar global dalam waktu dekat.

Yang menarik, Honda tidak hanya menjual Super-ONE sebagai mobil listrik perkotaan berukuran kompak. Pabrikan Jepang itu justru membungkusnya dengan karakter sporty, teknologi modern, dan rasa berkendara yang dibuat lebih emosional dari kebanyakan mobil listrik entry-level.

Bodi kecil dengan sasis khusus

Super-ONE dibangun dari platform ringan N-Series milik Honda yang sebelumnya dipakai untuk mobil perkotaan di Jepang. Namun, arsitekturnya tidak dibiarkan standar karena Honda merombaknya dengan sasis khusus, jarak roda lebih lebar, dan bodi yang tampak lebih berotot.

Ubahan itu membuat posisi berkendara terasa lebih rendah dan stabil dibanding kendaraan kota pada umumnya. Dimensinya juga sangat ringkas, dengan panjang hanya 3.395 mm, dan disebut jauh lebih kecil dibanding Volkswagen ID. Polo GTI terbaru.

Tenaga listrik dengan mode BOOST

Di balik bodi kecilnya, Honda memasang motor listrik yang ditenagai baterai 29,6 kWh. Dalam kondisi standar, mobil ini menghasilkan 63 dk atau setara 47 kW.

Ada lima mode berkendara yang disediakan, yaitu ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST. Mode BOOST menjadi sorotan karena dapat menaikkan tenaga sementara hingga 93 dk atau 70 kW.

Mode CITY juga membawa fungsi one pedal driving yang memungkinkan mobil melambat hingga berhenti penuh hanya dengan melepas pedal akselerator. Bagi pemakaian harian, fitur ini memberi kemudahan saat menghadapi lalu lintas padat.

Dibuat terasa seperti mobil bensin

Honda juga berusaha menghadirkan sensasi yang lebih dekat dengan mobil sport bermesin bensin. Super-ONE memakai transmisi simulasi tujuh percepatan yang dipadukan dengan Active Sound Control.

Teknologi itu meniru perpindahan gigi, jeda mekanis, hingga suara knalpot seperti mobil konvensional. Pengemudi juga bisa mengoperasikan gigi virtual lewat paddle shift di balik kemudi.

Pendekatan ini membuat Super-ONE tidak sekadar menonjol lewat efisiensi listrik. Honda tampaknya ingin menjual pengalaman berkendara yang lebih hidup, terutama bagi konsumen yang masih menyukai karakter hot hatch tradisional.

Kabin kompak dengan sentuhan premium

Masuk ke kabin, Super-ONE dibekali layar infotainment 9 inci yang sudah terintegrasi dengan layanan Google. Honda juga memasang jok sport khusus agar tubuh tetap stabil saat mobil diajak bermanuver.

Sektor audio ikut dibuat lebih serius lewat sistem suara premium Bose. Ini menjadi pertama kalinya Honda memakai merek audio tersebut pada mobil kompaknya.

Sistem audio itu terdiri dari delapan speaker dan subwoofer berkapasitas 13,1 liter yang ditempatkan di bagasi. Kehadiran paket ini memperkuat kesan premium pada mobil listrik kecil tersebut.

Jarak tempuh dan harga jual

Untuk jarak jelajah, baterai 29,6 kWh pada Super-ONE diklaim mampu membawa mobil melaju hingga 274 km berdasarkan standar WLTP. Pengisian cepat juga tersedia, dengan waktu isi dari 10 persen ke 80 persen yang disebut sekitar 30 menit.

Angka itu memang bukan yang paling jauh di kelasnya. Namun, Honda terlihat menempatkan desain, karakter, dan harga sebagai daya tarik utama ketimbang mengejar rekor jarak tempuh.

Di Jepang, Super-ONE dipasarkan mulai 3.390.200 yen atau sekitar Rp378 jutaan. Honda juga menyiapkan ekspansi ke pasar internasional, dengan Inggris Raya menjadi salah satu tujuan awal.

Di negara itu, model ini akan hadir pada Juli mendatang dengan nama baru Honda Super-N. Harga di Inggris diperkirakan dimulai dari di bawah 20.000 poundsterling.

Banderol tersebut membuat Super-ONE terlihat lebih murah dibanding beberapa rival di Eropa, termasuk Volkswagen ID. Polo GTI yang diprediksi dibanderol sekitar 39.300 euro. Di rentang harga serupa, pesaing terdekat disebut hanya Dacia Spring, meski Honda dinilai punya daya tarik tambahan lewat desain dan karakter sporty yang lebih kuat.

Source: voi.id
Terkait