Honda Prelude Rp974,9 Juta, Kuota Awal Habis Meski Harganya Nyaris Sentuh Rp1 Miliar

PT Honda Prospect Motor resmi memasarkan Honda Prelude di Indonesia dengan harga Rp974,9 juta. Di tengah banderol yang nyaris menyentuh Rp1 miliar, coupe legendaris itu justru langsung mencuri perhatian karena kuota awalnya cepat terserap pasar.

Respons konsumen terlihat jauh melampaui alokasi yang disiapkan. Sejak pemesanan dibuka pada Januari 2026, Honda Prelude sudah mengantongi 280 unit pesanan, padahal jatah awal yang tersedia hanya 100 unit.

Permintaan datang lebih cepat dari pasokan

Lonjakan minat itu membuat PT Honda Prospect Motor menambah kuota pemesanan menjadi 150 unit untuk 2026. Namun, jumlah tersebut tetap belum cukup untuk mengejar permintaan yang sudah masuk dari berbagai daerah.

President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka, menyebut penerimaan pasar terhadap Prelude berada di atas ekspektasi. Ia menilai sambutan itu menunjukkan arah pengembangan produk Honda masih cocok dengan kebutuhan konsumen saat ini.

Pesanan juga tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta dan sekitarnya. Data pemesanan disebut datang dari Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar, yang menandakan daya tarik Prelude sudah meluas ke luar Pulau Jawa.

Alasan Prelude cepat menarik minat

Salah satu faktor utama ada pada sistem hybrid e:HEV yang dibawa model ini. Honda menggabungkan mesin bensin 2.000 cc Atkinson-cycle dengan motor listrik untuk menghadirkan karakter tenaga yang lebih modern.

Kombinasi itu menghasilkan tenaga lebih dari 200 HP dan torsi gabungan 492 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan atau FWD melalui transmisi e-CVT, sehingga Prelude menawarkan pendekatan performa yang berbeda dari coupe konvensional.

Bagi konsumen yang mencari mobil bergaya sekaligus efisien, karakter seperti ini menjadi nilai jual penting. Prelude tidak hanya diposisikan sebagai mobil hobi, tetapi juga sebagai produk elektrifikasi yang mengikuti arah pasar premium.

Status impor menambah kesan eksklusif

Honda Prelude masuk ke Indonesia dalam status impor utuh atau CBU dari Jepang. Status ini kerap memberi kesan eksklusif karena unit yang hadir tidak dirakit secara lokal.

Dari sisi tampilan, Prelude memakai lampu full LED, fitur active cornering light, dan flush door handle pada kedua pintunya. Mobil ini juga menggunakan pelek alloy 19 inci yang dipadukan dengan kaliper rem Brembo.

Kombinasi elemen eksterior tersebut memperkuat citra sporti dan modern. Honda tampak menempatkan Prelude bukan sekadar sebagai coupe berteknologi tinggi, tetapi juga sebagai model dengan identitas visual yang kuat.

Kabinnya dibuat terasa premium

Di bagian interior, Prelude mengusung material genuine learher dan prime smooth pada kedua kursinya. Pilihan material ini mempertegas posisi mobil sebagai produk premium yang tidak hanya mengandalkan performa.

Fitur kabinnya juga lengkap, mulai dari panel instrumen digital 10,2 inci, sistem audio Bose dengan 8 speaker, hingga head unit 9 inci dengan Google Built In. Susunan fitur tersebut membuat Prelude relevan dengan kebutuhan pengguna modern yang menuntut konektivitas dan tampilan digital yang praktis.

Fitur berkendara dan keselamatan ikut diperhatikan

Prelude dibekali 4 mode berkendara dengan dukungan S+ Shift. Kehadiran paddle shift juga memberi pengemudi kontrol yang lebih fleksibel saat ingin merasakan karakter berkendara yang lebih responsif.

Di sisi lain, Honda menyematkan Honda Connect dan paket keselamatan Honda Sensing. Kehadiran fitur-fitur itu menambah nilai Prelude sebagai coupe premium yang tidak hanya menjual desain dan tenaga, tetapi juga bantuan berkendara dan konektivitas.

Dengan harga Rp974,9 juta, Honda Prelude masuk ke pasar Indonesia sebagai coupe impor yang menggabungkan mesin hybrid, tampilan eksklusif, dan kabin modern. Angka pesanan yang sudah mencapai 280 unit menunjukkan model ini punya daya tarik kuat, meski suplai awal masih jauh lebih kecil dibanding permintaan yang masuk.

Terkait