Persaingan MPV hybrid Toyota di Indonesia semakin ketat hingga Juni 2026. Toyota Innova Zenix HEV memang masih berada di posisi pertama, tetapi Toyota Veloz HEV kini hanya tertinggal 2.132 unit.
Innova Zenix HEV mencatatkan penjualan 13.279 unit, sedangkan Veloz HEV mencapai 11.147 unit. Jarak yang relatif tipis ini membuka peluang perubahan posisi jika laju penjualan salah satu model bergeser pada periode berikutnya.
Dua MPV Toyota Menguasai Pasar HEV
Pasar hybrid electric vehicle atau HEV secara keseluruhan membukukan penjualan sekitar 42 ribu unit hingga periode tersebut. Innova Zenix HEV dan Veloz HEV menjadi dua model yang sanggup menembus penjualan di atas 10 ribu unit.
Capaian itu membuat keduanya meninggalkan para pesaing dengan jarak yang lebar. Model di posisi ketiga, Suzuki XL7 Hybrid, mencatat 4.293 unit atau terpaut 6.854 unit dari Veloz HEV.
Keunggulan Innova Zenix HEV masih nyata, tetapi persaingan tidak lagi berjarak jauh seperti antarmodel lain di daftar terlaris. Veloz HEV perlu menjaga penjualan tetap stabil untuk terus menekan pemimpin pasar tersebut.
Peta Penjualan Mobil Hybrid hingga Juni 2026
Data yang disajikan ridertua.com menunjukkan dominasi kuat dua MPV Toyota di bagian teratas klasemen HEV. Berikut daftar 15 model hybrid dengan penjualan tertinggi pada periode tersebut.
| Peringkat | Model | Penjualan |
|---|---|---|
| 1 | Toyota Innova Zenix HEV | 13.279 unit |
| 2 | Toyota Veloz HEV | 11.147 unit |
| 3 | Suzuki XL7 Hybrid | 4.293 unit |
| 4 | Honda HR-V e:HEV | 2.792 unit |
| 5 | Suzuki Fronx | 2.183 unit |
| 6 | Toyota Yaris Cross HEV | 1.590 unit |
| 7 | Chery Tiggo Cross CSH | 1.441 unit |
| 8 | Toyota Alphard HEV | 1.256 unit |
| 9 | Hyundai Palisade Hybrid | 566 unit |
| 10 | Suzuki Grand Vitara Hybrid | 505 unit |
| 11 | Daihatsu Rocky Hybrid | 430 unit |
| 12 | Chery Omoda C5 CSH | 419 unit |
| 13 | Hyundai Santa Fe Hybrid | 413 unit |
| 14 | Honda Step WGN RS e:HEV | 245 unit |
| 15 | BAIC BJ30 HEV | 214 unit |
Suzuki dan Honda Berada di Lapisan Berikutnya
Suzuki menempatkan tiga model dalam daftar, yaitu XL7 Hybrid, Fronx, dan Grand Vitara Hybrid. XL7 Hybrid menjadi andalan utama merek tersebut, sementara Fronx berada di peringkat kelima dengan 2.183 unit.
Honda juga memiliki dua wakil melalui HR-V e:HEV dan Step WGN RS e:HEV. HR-V e:HEV menjadi model Honda dengan capaian tertinggi, yakni 2.792 unit, dan menduduki posisi keempat.
Jarak antara posisi kedua dan ketiga memperlihatkan bahwa persaingan paling sengit saat ini justru terjadi di internal Toyota. Penjualan Veloz HEV sendiri sudah lebih dari dua kali lipat dibandingkan XL7 Hybrid yang berada di bawahnya.
Empat Model Toyota Masuk 15 Besar
Selain dua MPV yang memimpin, Toyota juga mengandalkan Yaris Cross HEV dan Alphard HEV dalam daftar 15 besar. Yaris Cross HEV membukukan 1.590 unit, sedangkan Alphard HEV mencatat 1.256 unit.
Empat model tersebut mempertegas kuatnya posisi Toyota dalam pasar mobil hybrid Indonesia. Kontribusi terbesar tetap berasal dari Innova Zenix HEV dan Veloz HEV yang mengisi dua peringkat teratas.
Merek Korea dan China Menambah Pilihan
Hyundai hadir melalui Palisade Hybrid dengan 566 unit serta Santa Fe Hybrid dengan 413 unit. Kedua SUV itu bermain di kelas menengah hingga mewah dan memperluas pilihan HEV di segmen yang lebih tinggi.
Merek China juga mulai muncul dalam daftar melalui Chery Tiggo Cross CSH, Chery Omoda C5 CSH, dan BAIC BJ30 HEV. Tiggo Cross CSH menjadi yang tertinggi di antara ketiganya dengan penjualan 1.441 unit.
Komposisi pasar HEV masih didominasi merek Jepang, terutama Toyota, Suzuki, dan Honda. Kondisi ini berbeda dari pasar plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV serta battery electric vehicle atau BEV yang lebih banyak diisi model merek China.
Dengan selisih yang tinggal 2.132 unit, duel Innova Zenix HEV dan Veloz HEV akan tetap menjadi sorotan pada sisa tahun berjalan. Perubahan ritme penjualan salah satu model dapat membuat peta teratas pasar hybrid Indonesia semakin menarik.







