Honda Babel menanam 500 bibit mangrove di pesisir Desa Terong, Kabupaten Belitung, sebagai langkah langsung untuk menghadapi ancaman abrasi. Aksi yang digelar pada Jumat (10/7) ini menempatkan perlindungan pantai sebagai isu yang tidak bisa ditunda.
Penanaman tersebut juga memperlihatkan bahwa pemulihan pesisir membutuhkan kerja bersama. Honda Babel melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, dan sejumlah pihak lain agar manfaat penghijauan ini bisa bertahan lebih lama.
Mangrove Dipilih untuk Menahan Abrasi
Mangrove dikenal memiliki fungsi penting di wilayah pesisir karena dapat membantu menahan abrasi akibat gelombang laut. Tanaman ini juga berperan menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjaga kualitas lingkungan, serta menjadi habitat bagi ikan, udang, kepiting, dan biota pesisir lain.
Di Desa Terong, 500 bibit yang ditanam diarahkan agar tumbuh optimal dan ikut memperkuat garis pantai setempat. Honda Babel berharap manfaat ekologisnya tidak berhenti pada kegiatan tanam, tetapi benar-benar dirasakan warga dalam jangka panjang.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Lokasi | Pesisir Desa Terong, Kabupaten Belitung |
| Jumlah bibit | 500 bibit mangrove |
| Waktu kegiatan | Jumat (10/7) |
| Tujuan utama | Menjaga ekosistem pantai dan mengurangi abrasi |
Kolaborasi Menjadi Kunci Keberlanjutan
Aksi ini dihadiri Wakil Bupati Belitung Syamsir, Kepala Desa Terong Iswandi, perwakilan PT Astra Honda Motor (AHM), Tunas Group, manajemen Honda Babel, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kehadiran lintas pihak menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan di pesisir memang membutuhkan sinergi nyata.
Suryanto selaku HC3 & PR Manager Honda Babel menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sebagai kunci untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
“Melalui kegiatan penanaman 500 bibit mangrove ini, Honda Babel ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Kami percaya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Ini menjadi kunci dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Semoga mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik. Memberikan manfaat bagi lingkungan serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang,” ujar Suryanto.
CSR Honda Babel Berlanjut ke Program Lingkungan Lain
Kegiatan ini juga diposisikan sebagai sarana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir. Honda Babel menilai keberhasilan pelestarian lingkungan tidak bisa dicapai hanya oleh perusahaan.
Perusahaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, Pemerintah Desa Terong, aparat keamanan, dan seluruh warga Desa Terong yang mendukung kegiatan tersebut. Ke depan, Honda Babel memastikan program CSR yang berfokus pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Bangka Belitung akan terus berjalan.
Langkah itu sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang terus diusung Honda untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Di Desa Terong, semangat itu kini ditanam bersama 500 bibit mangrove yang diharapkan tumbuh menjadi pelindung baru pesisir Belitung.
