Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 tidak berjalan sepenuhnya mulus. John Herdman harus menerima kenyataan bahwa sejumlah klub luar negeri menolak melepas pemain mereka, meski skuad sedang memasuki masa pramusim.
Situasi itu membuat seleksi tim di Bali tidak hanya soal mencari formasi terbaik, tetapi juga menyesuaikan diri dengan izin klub yang berbeda-beda. Herdman tetap memanggil 50 pemain untuk menjalani pemusatan latihan sebelum memangkasnya menjadi 23 nama untuk turnamen mendatang.
Seleksi Dua Tahap di Bali
Pemusatan latihan tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 5-14 Juli 2026. Setelah fase ini, pemain yang tidak masuk rencana tim akan dipulangkan ke klub masing-masing.
Mayoritas pemain yang dipanggil berasal dari klub-klub Super League. Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi penyumbang terbanyak dengan masing-masing 11 pemain ke skuad Garuda.
| Kelompok Pemain | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Pemain TC | 50 | Dipanggil untuk seleksi dua tahap |
| Pemain utama yang didaftarkan | 23 | Dipilih untuk Piala AFF 2026 |
| Pemain dari Persib Bandung | 11 | Penyumbang terbanyak dari satu klub |
| Pemain dari Persija Jakarta | 11 | Penyumbang terbanyak dari satu klub |
| Pemain luar negeri | 5 | Justin Hubner, Mathew Baker, Tim Geypens, Marselino Ferdinan, Mitchell Baker |
Klub Luar Negeri Tidak Seragam Memberi Izin
Herdman mengaku senang karena ada klub luar negeri yang tetap memberi izin kepada pemainnya untuk ikut TC. Namun, ia juga menyayangkan masih ada klub yang menolak melepas pemain meski periode pramusim belum memasuki laga resmi.
Dalam keterangannya kepada awak media, Herdman mengatakan, “Mungkin ada juga beberapa pemain yang saat ini sedang mencari klub dan ikut ambil bagian. Namun mayoritas berasal dari Super League. Bahkan beberapa klub luar negeri tidak bersedia melepas pemain mereka.”
Ia menambahkan, “Saya sedikit kecewa karena mereka sebenarnya masih berada dalam masa pramusim.”
Menurut Herdman, pramusim seharusnya menjadi waktu yang ideal bagi pemain untuk tetap bersama tim nasional. Alasannya, belum ada pertandingan resmi yang dimainkan bersama klub pada periode tersebut.
Salah satu pemain yang dipastikan gagal bergabung adalah Luke Vickery. Penyerang yang diproyeksikan menjalani proses naturalisasi itu tidak mendapat izin dari klub Australia, Macarthur FC, untuk mengikuti TC Timnas Indonesia.
Dampak ke Persiapan Piala AFF 2026
Herdman menilai Piala AFF 2026 bisa menjadi panggung penting bagi perkembangan Luke bersama skuad Garuda. Ia menyebut turnamen itu sebagai kesempatan besar yang sayangnya tidak bisa dimanfaatkan karena izin klub tak kunjung diberikan.
Ia mengatakan, “Ini merupakan kesempatan besar bagi pemain seperti Luke Vickery. Turnamen ini bisa menjadi ajang yang sangat baik untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan dia bergabung.”
Piala AFF 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Singapura.
Source: www.suara.com






