Halo Dayak HRX Tancap Gas di Semarang, Dua Mobil Langsung Panjat Podium

Seri pembuka Kejurnas Adventure Offroad 2026 memberi hasil positif bagi Halo Dayak HRX. Tim asal Kalimantan Tengah itu pulang dari Sirkuit Tembalang, Semarang, dengan dua podium dari dua kelas berbeda setelah sama-sama finis di posisi kedua.

Capaian itu menjadi sorotan karena Halo Dayak HRX hanya menurunkan dua unit mobil pada pembuka musim. Meski jumlah kendaraan terbatas, performa tim tetap mampu bersaing di tengah tekanan offroader berpengalaman.

Dua mobil, dua hasil podium

Di kelas G3, mobil milik Sigit Widodo tampil stabil sepanjang lomba. Kendaraan yang dipersiapkan sejak awal musim itu dikemudikan Agan Fauzi dengan navigator Yayi, lalu menyelesaikan balapan di posisi kedua.

Hasil serupa juga datang dari kelas G4. Hendrik Sumantri, yang berstatus juara nasional 2025, kembali menunjukkan ketenangan dan kontrol balap yang baik untuk mengamankan podium kedua.

Kombinasi dua hasil tersebut membuat Halo Dayak HRX mencatat awal musim yang kuat. Untuk tim yang baru menyiapkan mobil balap selama lebih dari empat bulan di Subang, Jawa Barat, pencapaian ini melampaui ekspektasi awal.

Ketua Pengcab IOF Palangka Raya sekaligus owner tim, Sigit Widodo, mengaku semula tidak memasang target tinggi. Ia menilai mobil benar-benar baru selesai dipersiapkan sehingga ajang di Semarang lebih dipakai sebagai kesempatan uji kemampuan.

“Awalnya saya tidak memasang target karena mobil baru saja jadi, hitung-hitung untuk mencoba saja,” kata Sigit. Ia menambahkan, hasil dua podium terasa sangat membanggakan karena persaingan di kelas masing-masing berlangsung ketat.

Kerja panjang di bengkel berbuah hasil

Persiapan teknis menjadi salah satu kunci yang membentuk hasil tersebut. Pengerjaan mobil untuk musim balap 2026 disebut memakan waktu lebih dari empat bulan sebelum akhirnya siap turun ke lintasan.

Situasi itu membuat podium ganda di seri pembuka menjadi kejutan yang menyenangkan bagi tim. Sigit menyampaikan apresiasi kepada Agan Fauzi dan Hendrik Sumantri karena sudah membawa nama Kalimantan Tengah tampil menonjol di level nasional.

Dari sisi pembalap, hasil di Semarang juga diterima dengan rasa syukur. Agan Fauzi dan Hendrik Sumantri sama-sama menilai raihan tersebut sudah sesuai harapan tim setelah melewati balapan yang kompetitif.

“Alhamdulillah, di event Kejurnas offroader Individual Seri I di Semarang, kami berdua dari tim Halo Dayak bisa mendapatkan gelar maksimal,” ujar Agan dan Sumantri usai menerima piala. Keduanya juga menyampaikan terima kasih kepada tim, Sigit Widodo, dan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran atas dukungan yang diberikan.

Fokus bergeser ke Palangka Raya

Setelah membuka musim dengan hasil ganda, Halo Dayak HRX mulai bersiap menuju seri berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Palangka Raya pada 16–17 Mei. Tim ini berencana mematangkan kendaraan dan kru agar tampil lebih kuat saat tampil di depan publik sendiri.

Bagi Sigit, pencapaian di Semarang tidak hanya penting untuk tim, tetapi juga untuk perkembangan offroad di Kalimantan Tengah. Ia menilai nama Halo Dayak kini semakin dikenal di tingkat nasional dan perhatian terhadap olahraga ini di daerah ikut meningkat.

Sigit juga menyampaikan terima kasih kepada H. Agustiar Sabran atas dukungan terhadap offroad di daerah. Dengan dua podium dari seri pembuka, Halo Dayak HRX kini membawa modal kepercayaan diri yang lebih besar untuk menjaga tren positif pada seri berikutnya.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button