Google Ubah Chrome Jadi Asisten Riset Serius, AI Mode Kini Menyusuri Banyak Tab Sekaligus

Google kembali memperluas fungsi AI Mode di Chrome dengan pendekatan yang lebih cocok untuk riset mendalam. Pembaruan ini membuat pencarian terasa lebih tertata karena pengguna bisa membuka halaman web berdampingan dengan AI Mode, lalu berpindah antar sumber tanpa kehilangan konteks.

Perubahan itu juga menyentuh cara Chrome menangani banyak tab sekaligus. Dengan dukungan pencarian lintas tab, browser besutan Google itu kini diarahkan bukan hanya sebagai alat menjelajah, tetapi juga sebagai ruang kerja yang membantu membaca, membandingkan, dan merangkum informasi dari berbagai sumber.

Riset jadi lebih lancar lewat tampilan berdampingan

Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah tampilan side-by-side. Fitur ini menampilkan halaman web pilihan di satu sisi, sementara AI Mode tetap aktif di sisi lainnya.

Model tampilan semacam ini memudahkan pengguna saat mencari data tambahan dari situs terkait. Pengguna tidak perlu terus bolak-balik membuka tab baru hanya untuk mengajukan pertanyaan lanjutan atau mengecek detail dari halaman lain.

Google menyebut pendekatan ini ditujukan untuk membantu riset yang lebih mendalam. Saat sebuah topik menarik perhatian, pengguna bisa terus menelusuri referensi tambahan sambil tetap menjaga alur pencarian agar tidak terputus.

Dalam demo yang diperlihatkan ke wartawan, Robby Stein, vice president of product for Google Search, mencontohkan skenario pencarian yang membutuhkan eksplorasi berlapis. Contoh itu menunjukkan bahwa AI Mode kini dirancang lebih dekat dengan kebiasaan orang saat berselancar di internet.

Bisa menyusuri banyak tab sekaligus

Pembaharuan lain yang penting adalah kemampuan AI Mode untuk membaca konteks dari banyak tab Chrome. Pengguna dapat memilih tab yang relevan dan menambahkannya ke pencarian melalui menu plus di halaman New Tab atau langsung dari AI Mode.

Setelah konteks dari tab dipakai, AI Mode dapat memberi jawaban yang lebih sesuai dengan sumber yang sedang dibuka. Sistem ini juga bisa menyarankan situs lain yang kemungkinan perlu dibuka untuk memperkaya hasil pencarian.

Google turut menambahkan dukungan konteks dari gambar dan file PDF. Artinya, pencarian tidak lagi hanya bergantung pada satu halaman web, melainkan bisa memanfaatkan kumpulan materi yang sedang aktif di browser.

Dalam demonstrasi lain, Robby Stein bersama Mike Torres, vice president of product for Chrome, memperlihatkan penggunaan fitur ini untuk belajar menghadapi ujian tengah semester. Materi kuliah, catatan kelas, slide, dan bacaan yang terbuka di tab Chrome dapat dirangkum sebagai konteks untuk membantu AI Mode memberikan respons yang lebih relevan.

Dirancang untuk kerja dan belajar yang padat sumber

Fitur pencarian lintas tab itu sudah tersedia di Chrome desktop dan mobile. Google menempatkannya sebagai alat yang cocok bagi pengguna yang sering berurusan dengan banyak sumber sekaligus dan membutuhkan jawaban yang lebih presisi dari kumpulan materi yang sedang dibuka.

Pendekatan ini juga memperlihatkan arah pengembangan Chrome yang semakin menempatkan AI sebagai bagian dari alur kerja sehari-hari. Dengan begitu, proses membaca informasi, membandingkan referensi, dan menyusun pemahaman bisa dilakukan dalam satu rangkaian yang lebih rapi.

Google juga memperkecil jarak menuju alat tambahan seperti Canvas dan pembuatan gambar. Canvas digunakan untuk menyusun rencana atau proyek, termasuk study guide, sedangkan alat gambar membantu pengguna membuat dan mengedit gambar dalam hitungan detik di AI Mode.

Semua fitur itu kini bisa diakses lewat menu plus baru di Chrome. Dengan satu pintu masuk yang lebih sederhana, Google terlihat ingin menyatukan lebih banyak fungsi AI ke dalam pengalaman browsing tanpa membuat pengguna keluar dari alur pencarian yang sedang berlangsung.

Fitur-fitur baru ini mulai digulirkan di Amerika Serikat, dengan rencana ekspansi yang disebut akan menyusul. Kombinasi tampilan berdampingan, pencarian lintas tab, dan akses cepat ke alat tambahan membuat AI Mode di Chrome bergerak ke arah yang lebih serius sebagai asisten riset harian.

Baca Juga

Back to top button