Gangguan di Google Cloud India memicu kekhawatiran karena dampaknya merembet ke sejumlah wilayah besar sekaligus. Kebakaran di pusat data milik pihak ketiga membuat peralatan jaringan harus dimatikan darurat dan kapasitas jaringan di kawasan Delhi ikut menyusut.
Efeknya tidak berhenti di satu kota. Pelanggan di Delhi, Chennai, Mumbai, dan wilayah sekitarnya dilaporkan mengalami gangguan jaringan sesekali, termasuk lonjakan latensi pada lalu lintas data.
Kapasitas jaringan turun di Delhi
Google Cloud menyebut insiden itu mengurangi kapasitas jaringan di area metropolitan Delhi. Pada saat yang sama, satu titik kehadiran lokal di Delhi terisolasi setelah fasilitas tersebut melakukan penghentian daya darurat.
Perusahaan juga mengatakan tidak ada solusi sementara yang tersedia selama proses pemulihan berlangsung. Google Cloud masih meneliti langkah mitigasi lalu lintas tambahan agar dampak pada pelanggan bisa dibatasi.
Operasional bisnis ikut tertekan
Gangguan seperti ini bisa langsung terasa pada aktivitas perusahaan yang bergantung pada cloud. Aplikasi, situs web, dan sistem internal dapat melambat saat kapasitas jaringan turun dan aliran lalu lintas tidak berjalan normal.
Google Cloud adalah salah satu penyedia cloud terbesar di dunia dan bersaing dengan Amazon Web Services serta Microsoft Azure. Layanan seperti ini dipakai luas untuk mengolah data dalam jumlah besar dan menjalankan alat kecerdasan buatan.
Itu sebabnya, gangguan di satu titik infrastruktur dapat cepat merambat menjadi masalah performa yang lebih luas. Ketika konektivitas tidak stabil, banyak pengguna dan sistem perusahaan bisa merasakan dampaknya secara bersamaan.
Masih ada bagian yang belum dijelaskan
Google Cloud belum menjelaskan kapan kebakaran itu terjadi. Perusahaan juga tidak menyebut apakah insiden tersebut menimbulkan kerusakan properti atau korban luka.
Pernyataan yang ada sejauh ini hanya menegaskan bahwa kebakaran di pusat data pihak ketiga memicu shutdown darurat pada perangkat jaringan. Dari sana, kapasitas jaringan di kawasan Delhi menyusut dan sebagian pelanggan merasakan gangguan di beberapa wilayah utama India.
Situasi ini kembali menyoroti betapa rentannya rantai layanan cloud ketika fasilitas pendukung mengalami masalah. Bahkan tanpa rincian lengkap soal skala kebakaran, dampaknya sudah cukup untuk mengganggu traffic jaringan dan menekan performa layanan yang bergantung pada konektivitas stabil.






