Prada kini terlibat dalam sesuatu yang jauh dari panggung mode: lapisan dalam pakaian antariksa untuk misi Bulan. Bersama Axiom Space, rumah mode Italia itu memperkenalkan Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG), komponen yang akan dipakai astronaut NASA di misi lunar mendatang.
Yang membuatnya menarik, lapisan ini tidak terlihat dari luar tetapi justru menjadi salah satu penentu keselamatan astronaut. LCVG dirancang untuk menjaga suhu tubuh, mengatur aliran udara, dan membantu astronaut bertahan di lingkungan ekstrem saat berada di permukaan Bulan.
Lapisan dalam yang bekerja terus-menerus
Menurut Axiom Space, LCVG memakai tubing yang mengalirkan cairan pendingin untuk membantu mengendalikan panas tubuh. Di sisi lain, saluran ventilasi terpisah memasok oksigen dan membuang karbon dioksida.
Fungsi ini menjadi krusial ketika astronaut harus bekerja dalam durasi panjang di Bulan. Tantangannya semakin besar karena wilayah kutub selatan Bulan bisa menghadirkan perubahan suhu yang sangat ekstrem.
Axiom menyebut astronaut dapat menghadapi selisih suhu ratusan derajat antara area yang terkena sinar matahari dan area yang berada di bayangan. Dalam kondisi seperti itu, lapisan dalam yang tepat bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian vital dari sistem pakaian antariksa.
Sentuhan Prada tetap terlihat
Meski fokus utamanya adalah fungsi, LCVG tetap membawa ciri khas Prada. Pakaian yang pas di tubuh itu memiliki lengan dengan lubang untuk ibu jari, bagian kaki model stirrup, serta aksen garis merah khas Prada.
Jonathan Cirtain, CEO dan Presiden Axiom Space, menyebut perpaduan estetika dan fungsi seperti ini jarang terjadi. Dalam acara peluncuran di Prada pada 7 Juni, ia mengatakan bahwa ini adalah “safety suit” yang sekaligus merupakan “a really remarkable piece of technology.”
Pernyataan itu menegaskan bahwa desain futuristis pada lapisan ini tidak mengorbankan tujuan utamanya, yaitu keselamatan astronaut. Axiom dan Prada menempatkan kebutuhan pengguna di pusat pengembangan produk.
Kolaborasi yang melampaui dunia mode
Kerja sama Prada dan Axiom pertama kali diumumkan pada 2023, saat Prada engineers disebut akan membantu mengembangkan komponen sistem pakaian luar angkasa AxEMU. Setahun kemudian, keduanya memperlihatkan desain bagian luar pakaian lunar yang ditujukan untuk melindungi astronaut dari suhu ekstrem dan debu Bulan yang abrasif.
Kini, publik mendapat gambaran lebih dekat tentang lapisan yang paling melekat ke tubuh astronaut. Lapisan inilah yang menjadi fondasi agar aktivitas di Bulan bisa dilakukan lebih lama dan lebih aman.
Lorenzo Bertelli, Chief Marketing Officer Prada Group sekaligus Head of Sustainability, mengatakan kolaborasi ini akan berlanjut melampaui tonggak pertama tersebut. Ia menyebut proyek itu lahir dari kombinasi keahlian Axiom Space dan pengetahuan Prada dalam desain, pembuatan pola, serta material canggih.
Teknologi, material, dan kebutuhan manusia
Axiom dan Prada menekankan bahwa tim teknik dan material Prada bekerja bersama spesialis aerospace untuk mengembangkan tekstil dan teknik manufaktur yang mampu bertahan di kondisi lunar ekstrem. Pendekatan itu membuat proyek ini bukan sekadar kerja sama branding, melainkan penggabungan kemampuan industri yang berbeda.
Prada dinilai membawa keahlian dalam material canggih, konstruksi pakaian, dan desain yang berpusat pada manusia. Di sisi lain, Axiom membawa pengalaman antariksa yang dibutuhkan untuk memastikan setiap detail tetap aman bagi astronaut.
Russell Ralston, Senior Vice President of Spacecraft Development di Axiom Space, mengatakan LCVG bekerja setiap menit astronaut berada di luar kendaraan mereka. Ia menyebut lapisan ini menjaga lingkungan termal, mendukung pernapasan, dan membantu astronaut saat mereka mendorong kemampuan fisik ke batasnya.
Jika misi Artemis berjalan sesuai rencana, astronaut bisa menjadi manusia pertama dalam sejarah yang mengenakan Prada di Bulan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa eksplorasi antariksa kini juga bergantung pada detail desain yang selama ini tersembunyi dari pandangan.






