GIIAS 2026 diproyeksikan menjadi salah satu edisi paling padat dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Mei 2026, lebih dari 60 brand sudah mengonfirmasi keikutsertaan di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, dan enam di antaranya akan tampil untuk pertama kali.
Kepadatan peserta itu membuat ajang ini bukan sekadar etalase mobil baru. Pameran ini juga berubah menjadi panggung besar yang mempertemukan mobil penumpang, kendaraan komersial, roda dua, aftermarket, hingga industri karoseri dalam satu lokasi.
Enam pendatang baru jadi sorotan
Daya tarik terbesar GIIAS 2026 datang dari enam nama baru yang siap debut. Di segmen kendaraan penumpang, empat merek yang akan tampil perdana adalah BAW atau Beijing Auto Works, Changan, iCar, dan Leapmotor.
Kehadiran empat merek tersebut menambah panas persaingan di pasar otomotif nasional. Mereka akan tampil bersama merek yang sudah lebih dulu dikenal publik dan memberi warna baru bagi pengunjung yang ingin memantau arah ekspansi brand asing di Indonesia.
Untuk kategori kendaraan komersial, Farizon menjadi pendatang baru yang siap menjalani debut. Dari sisi roda dua, Can-Am juga masuk daftar peserta baru yang dipastikan hadir.
Panggung besar lintas segmen
Komposisi peserta tahun ini menunjukkan bahwa GIIAS 2026 tidak hanya menyasar pembeli mobil keluarga. Pelaku usaha, pencari kendaraan niaga, dan penggemar motor juga mendapat lebih banyak pilihan untuk melihat produk dan strategi masing-masing merek.
Di sisi kendaraan penumpang, nama besar seperti Toyota, Honda, BMW, Mercedes-Benz, dan Hyundai kembali dipastikan hadir. Mereka akan berada satu area dengan merek yang belakangan agresif di pasar Indonesia seperti BYD, Chery, dan VinFast.
Persaingan di segmen ini diperkirakan menjadi salah satu pusat perhatian utama. Kombinasi antara pemain mapan dan pendatang baru membuat area mobil penumpang terasa semakin padat dan kompetitif.
Kendaraan komersial dan roda dua ikut menguatkan pameran
Pada segmen kendaraan komersial, peserta yang sudah dikonfirmasi mencakup Isuzu, Hino, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Kehadiran mereka menegaskan posisi GIIAS sebagai ruang penting bagi transportasi dan logistik, bukan hanya arena peluncuran produk gaya hidup.
Sementara itu, di segmen roda dua, pameran akan diramaikan Astra Honda Motor, Harley-Davidson, Royal Enfield, dan Triumph. Kehadiran merek-merek tersebut memperluas daya tarik pameran bagi pengunjung yang mengikuti perkembangan pasar motor.
Luasnya cakupan peserta membuat pengunjung bisa melihat perkembangan industri otomotif dari berbagai sisi. Satu lokasi yang sama akan menampilkan dinamika mobil, truk, bus, dan motor secara bersamaan.
Aftermarket dan karoseri menambah skala
Selain merek kendaraan, GIIAS 2026 juga akan menghadirkan lebih dari 130 merek aftermarket. Kehadiran sektor ini penting karena memberi gambaran lebih lengkap tentang ekosistem otomotif, dari produk utama hingga kebutuhan pendukung.
Industri karoseri nasional turut mengambil bagian melalui Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem. Partisipasi mereka menunjukkan kontribusi industri dalam negeri di tengah dominasi merek global.
Penyelenggara juga menggandeng sektor pembiayaan dan layanan pendukung. Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance hadir sebagai Platinum Financial Partner, sedangkan OLXmobbi menjadi Official Trade-in Partner.
Area pameran hampir penuh
Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, menyebut tingginya minat peserta membuat hampir seluruh area pameran terisi. Penyelenggara lalu mengatur dan mengoptimalkan seluruh area agar pergerakan pengunjung tetap nyaman.
Penataan itu juga ditujukan agar setiap merek mendapat kesempatan yang sama untuk menampilkan produk unggulannya. Dengan kondisi tersebut, GIIAS 2026 diposisikan sebagai ajang penting bagi industri otomotif nasional.
Rangkaian berlanjut ke beberapa kota
GIIAS 2026 tidak berhenti di BSD City. Setelah Tangerang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar sepanjang Agustus hingga November 2026.
Penyelenggara juga menyiapkan perluasan ke Bali pada awal 2027. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat eksistensi pameran otomotif tersebut di kawasan Indonesia bagian timur.
Source: kabaroto.com






