Gempa magnitudo 7,8 yang mengguncang lepas pantai Mindanao, Filipina selatan, meninggalkan dampak yang jauh lebih luas dari sekadar getaran kuat. Hingga kini, jumlah korban tewas telah mencapai 53 orang, sementara operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung.
Data korban juga belum final karena sebagian jenazah belum teridentifikasi dan angka terus diperbarui oleh otoritas setempat. Juru bicara Biro Perlindungan Kebakaran Filipina, Anthony Arroyo, menyebut verifikasi lapangan masih berjalan sehingga jumlah korban masih berpotensi berubah.
Ratusan Orang Luka dan Wilayah Terdampak Meluas
Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Filipina melaporkan 487 orang mengalami luka-luka. Sebaran korban tewas yang sudah terkonfirmasi mencakup 33 orang di Region 12 dan 12 orang di Region 11.
Meski angka itu sudah diumumkan, otoritas menegaskan data tersebut masih dalam proses verifikasi. Kondisi di lapangan membuat pembaruan terus dilakukan seiring temuan baru dari tim penyelamat.
Bangunan Roboh, Longsor Muncul di Sejumlah Titik
Gempa terjadi pada Senin pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai Provinsi Sarangani. Guncangan kuat memicu kerusakan luas, merobohkan bangunan, mengganggu pasokan listrik dan air bersih, serta memicu longsor di beberapa lokasi.
Sedikitnya 10 kejadian tanah longsor dilaporkan, termasuk di wilayah selatan Mindanao. Di Sarangani, 13 warga Barangay New Aklan disebut tertimbun setelah longsor menerjang kawasan permukiman, sementara laporan mengenai satu desa lain yang kemungkinan ikut tertimbun masih diselidiki.
Jalan, Jembatan, dan Fasilitas Publik Rusak
Dampak gempa juga merembet ke infrastruktur penting. Data yang dilaporkan menunjukkan 18 jembatan, 41 ruas jalan, dan 238 fasilitas publik mengalami kerusakan, sementara sejumlah akses masih belum bisa dilalui.
Sekitar 130.000 pelanggan mengalami pemadaman listrik. Di beberapa rumah sakit, pasien tetap dirawat dalam kondisi sulit dan sebagian dipindahkan ke tenda darurat karena kekhawatiran terhadap gempa susulan dan keamanan bangunan.
| Rincian Dampak | Data Terkini |
|---|---|
| Korban tewas | 53 orang |
| Korban luka | 487 orang |
| Warga mengungsi | Lebih dari 41.000 orang |
| Warga terdampak | Lebih dari 149.000 orang |
| Rumah rusak | Hampir 3.000 unit |
Puluhan Ribu Warga Terpaksa Meninggalkan Rumah
Lebih dari 149.000 orang terdampak bencana ini, termasuk lebih dari 41.000 warga yang harus mengungsi. Hampir 3.000 rumah dilaporkan rusak, menunjukkan skala kerusakan yang menyebar di banyak wilayah.
Departemen Pendidikan Filipina menyebut gempa turut memengaruhi sekitar 6.224 sekolah, lebih dari 3,2 juta siswa, serta sekitar 128.000 guru dan tenaga pendidik. Pemerintah Filipina telah menyalurkan bantuan darurat senilai 4,8 juta peso Filipina untuk mendukung penanganan awal di lapangan.
Upaya pencarian, penyelamatan, dan bantuan kemanusiaan masih terus berlangsung di wilayah terdampak. Dengan akses di sejumlah titik yang belum pulih dan proses verifikasi yang masih berjalan, angka korban maupun tingkat kerusakan diperkirakan masih akan terus diperbarui oleh otoritas setempat.
Source: www.viva.co.id






