Geely akan mengubah ritme kehadirannya di GIIAS 2026 dengan membawa dua model bermesin bensin. Langkah ini terasa penting karena merek asal China itu selama ini lebih lekat dengan strategi kendaraan elektrifikasi.
Di pasar Indonesia, keputusan tersebut membuka ruang yang lebih luas untuk menjangkau konsumen yang masih mencari mobil ICE. Dua model yang paling kuat dikaitkan dengan rencana itu adalah Geely Coolray dan Geely Okavango.
Geely Mulai Menyasar Segmen ICE
Geely Auto Indonesia mengonfirmasi akan memperkenalkan dua produk baru pada GIIAS 2026. Keduanya berasal dari segmen internal combustion engine atau ICE, sehingga arahnya berbeda dari pendekatan Geely yang lebih dulu menonjolkan mobil listrik.
Perusahaan menyebut kedua model itu dikembangkan untuk menawarkan performa yang kompetitif, teknologi modern, dan fitur keselamatan yang sudah memenuhi standar global. Di saat minat terhadap mobil bensin masih besar, strategi ini menjadi cara Geely memperluas jangkauan pasar.
| Model | Segmen | Petunjuk di Indonesia |
|---|---|---|
| Geely Coolray | SUV kompak | Sudah tampil di GJAW dan tercatat di data NJKB sejak Oktober 2025 |
| Geely Okavango | SUV keluarga 7 penumpang | Diduga menjadi salah satu model debut di GIIAS 2026 |
Coolray dan Okavango Jadi Kandidat Terkuat
Meski identitas resminya belum dibuka, arah dugaan mengerucut pada Coolray dan Okavango. Keduanya berada di segmen yang saling melengkapi, yakni SUV kompak dan SUV keluarga tujuh penumpang.
Coolray sudah sempat tampil di Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW tahun lalu. Sementara itu, nama model ini juga sudah tercatat di data Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB sejak Oktober 2025.
Jejak tersebut membuat peluang kehadiran Coolray di Indonesia semakin kuat menjelang GIIAS 2026. Untuk Okavango, sinyalnya belum seterang Coolray, tetapi posisinya sebagai SUV keluarga membuat model ini masuk akal untuk memperluas pilihan Geely.
Petunjuk Coolray Sudah Pernah Muncul
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, sebelumnya sempat memberi isyarat soal rencana peluncuran Coolray. Ia menyebut model tersebut memang masuk dalam agenda perkenalan produk Geely pada tahun ini.
Pernyataan itu membuat Coolray semakin sering disebut sebagai kandidat utama mobil baru Geely di pameran tersebut. Dalam konteks yang lebih luas, GIIAS 2026 bisa menjadi panggung penting bagi Geely untuk menunjukkan pendekatan barunya di pasar Indonesia.
Spesifikasi Coolray yang Berpotensi Masuk Indonesia
Jika benar dibawa ke Indonesia, Geely Coolray akan mengandalkan mesin bensin 1.500 cc turbo. Mesin itu menghasilkan tenaga 171 dk dan torsi 290 Nm, lalu dipadukan dengan transmisi Dual-Clutch Transmission 7-percepatan.
Geely juga mengklaim SUV kompak ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 7,6 detik. Di sisi keselamatan, Coolray dibekali paket Advanced Driver Assistance System atau ADAS yang cukup lengkap.
| Spesifikasi | Geely Coolray |
|---|---|
| Mesin | 1.500 cc turbo |
| Tenaga | 171 dk |
| Torsi | 290 Nm |
| Transmisi | Dual-Clutch Transmission 7-percepatan |
| Akselerasi | 0-100 km/jam sekitar 7,6 detik |
- Adaptive Cruise Control (ACC)
- Autonomous Emergency Braking (AEB)
- Blind Spot Detection (BSD)
- Lane Keeping Assist (LKA)
- Intelligent High Beam Control
- Kamera 540 derajat
Jika keduanya resmi hadir di GIIAS 2026, Coolray dan Okavango bisa menjadi langkah penting Geely untuk memperluas pijakan di Indonesia. Kombinasi SUV kompak dan SUV keluarga memberi pilihan yang lebih beragam bagi konsumen yang masih mencari mobil bensin dengan teknologi modern.
Source: moladin.com






