Geely memberi pembaruan penting pada EX5 di China, dan ubahan paling menonjol ada pada tenaga serta paket bantuan pengemudi. SUV listrik yang di pasar domestiknya dijual sebagai Geely Galaxy E5 itu kini memakai motor 245 kW, jauh di atas versi EX5 yang dipasarkan di Australia.
Pergeseran itu juga mengubah karakter penggeraknya. Jika versi Australia menggunakan motor listrik 160 kW dengan penggerak roda depan, Galaxy E5 terbaru beralih ke penggerak roda belakang dan terlihat diposisikan sebagai model yang lebih kuat tanpa meninggalkan identitas desain utamanya.
Wajah luar tetap familiar, tetapi ada revisi fungsional
Secara visual, Galaxy E5 terbaru masih mempertahankan bahasa desain model sebelumnya. Geely hanya menyentuh beberapa area, terutama bagian depan, untuk mendukung efisiensi sekaligus memberi penyegaran kecil pada tampilan.
Bumper depan kini mendapat desain baru dengan saluran udara samping yang lebih besar. Di atas intake bawah, Geely menambahkan bilah aerodinamika yang lebih menonjol dan memasang active aero shutters untuk membantu efisiensi aerodinamika.
Bagian belakang nyaris tidak berubah, termasuk lampu depan, lampu belakang, dan bumper belakang yang tetap memakai desain lama. Perubahan pada bumper depan ikut membuat panjang mobil bertambah menjadi 4.636 mm, atau 21 mm lebih panjang dari model sebelumnya, sementara wheelbase tetap 2.750 mm dan tinggi kendaraan 1.670 mm.
Gagang pintu dan port pengisian ikut menyesuaikan aturan
Geely juga mengubah desain gagang pintu pada Galaxy E5. Langkah ini mengikuti regulasi baru di China yang mewajibkan penggunaan gagang pintu fisik dengan standar keselamatan darurat mulai 2027.
Karena itu, model ini meninggalkan flush door handle dengan mekanisme pop-out dan beralih ke gagang pintu konvensional yang menonjol dari bodi. Geely sebelumnya juga sudah memakai pendekatan serupa pada Starray EM-i yang dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Australia.
Selain itu, posisi port pengisian daya dipindahkan dari fender depan kanan ke panel belakang sisi kiri kendaraan. Perubahan ini membuat tata letak eksterior ikut berbeda, meski fokus utama pembaruan tetap berada pada efisiensi dan teknologi.
LiDAR jadi kunci sistem semi-otonom baru
Pembaruan terbesar lain ada pada perangkat bantuan pengemudi. Galaxy E5 terbaru disebut membawa sensor LiDAR di atas kaca depan, ditambah kamera di sisi kendaraan serta bagian belakang yang terintegrasi dengan spoiler.
Perangkat keras itu mendukung sistem semi-otonom Geely G-Pilot H5, bagian dari platform Geely Assisted Self Driving atau G-ASD. Sistem ini memungkinkan fitur Navigate On Autopilot bekerja di jalan tol maupun di lingkungan perkotaan.
Meski begitu, fitur bantuan pengemudi terbaru tersebut diperkirakan belum akan segera hadir untuk pasar ekspor, termasuk Australia. Artinya, pembaruan teknologi di China belum tentu langsung menyusul model yang dijual di luar negeri.
Geely juga belum mengungkap detail kapasitas baterai untuk Galaxy E5 generasi terbaru di China. Sementara itu, pembaruan terakhir EX5 di Australia dilakukan lewat penggunaan baterai 68,4 kWh yang menggantikan paket 60,2 kWh pada model sebelumnya.
