Garlinghouse Serang Strategi Bitcoin Saylor, STRC Terkapar 25% di Bawah Par

Brad Garlinghouse menilai struktur keuangan di balik Strategy justru menjadi beban bagi pasar kripto, bukan penguatnya. Sorotan terbesarnya tertuju pada STRC yang diperdagangkan jauh di bawah nilai par, meski instrumen itu dirancang sebagai saham preferred yang stabil.

CEO Ripple itu tetap bullish pada Bitcoin, tetapi menolak model leverage yang dibangun Michael Saylor untuk mengekspos investor ke aset tersebut. Dalam penampilannya di CNBC’s Squawk on the Street, ia menegaskan bahwa masalah utama ada pada rancangan pembiayaan, bukan pada Bitcoin itu sendiri.

Diskon STRC dianggap sinyal bahaya

STRC atau Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock membawa dividen tahunan 11,5% dan semestinya diperdagangkan dekat $100. Saat komentar Garlinghouse disampaikan, harga instrumen itu berada di sekitar $74, atau sekitar 26% di bawah nilai par.

Kondisi itu membuatnya menyebut jarak dari par sebagai “a pretty damning indictment.” Diskon sedalam itu juga mengubah persepsi pasar terhadap STRC, karena instrumen yang seharusnya tampak stabil justru diperdagangkan seperti aset berisiko.

InstrumenTarget ParHarga Saat DisebutStatus
STRC$100sekitar $74sekitar 26% di bawah par

Tekanan Strategy makin terasa di neraca

Kritik itu muncul ketika Strategy memikul beban besar dari kepemilikan Bitcoin-nya. Perusahaan tersebut memegang lebih dari 843.000 BTC dengan harga akuisisi rata-rata sekitar $75.646 per koin, sementara Bitcoin bergerak di kisaran $59.000 hingga $60.000.

Selisih itu membuat Strategy menghadapi lebih dari $13 miliar kerugian belum terealisasi pada aset utamanya. Di saat yang sama, kewajiban dividen tahunan atas berbagai kelas saham preferred sudah naik menjadi sekitar $1,2 miliar.

Ruang untuk menutup kewajiban itu juga semakin sempit. Dari lebih dari tujuh tahun pada awal 2026, jendela cakupan dividen kini menyusut menjadi sekitar 14 bulan.

Garlinghouse menilai tekanan tersebut mulai terlihat jelas ketika Strategy menjual 32 BTC pada Mei. Itu menjadi penjualan Bitcoin pertama perusahaan dalam beberapa tahun dan dilakukan khusus untuk membayar dividen STRC.

Schiff memperluas kritik ke isu sekuritas

Peter Schiff ikut menekan klaim Saylor dengan membawa persoalan ke wilayah pengungkapan investor. Dalam unggahannya pekan ini, ia menuduh Michael Saylor membuat pernyataan yang berpotensi menyesatkan secara material.

Schiff menyorot ucapan Saylor yang menyebut instrumen kredit digital buatan Strategy sebagai “a bank account with no stress and no volatility that pays 10%.” Ia membalas bahwa pernyataan itu “materially false and misleading.”

Menurut Schiff, STRC turun 18% dalam sepekan dan sempat diperdagangkan serendah 28,75% di bawah par. Ia tidak menyerukan tindakan regulator, tetapi bahasanya jelas menempatkan persoalan ini dekat dengan standar pengungkapan sekuritas.

Apa yang dibaca pasar dari diskon ini

Preferred stock dengan dividen 11,5% yang diperdagangkan 25% hingga 29% di bawah par biasanya dibaca pasar sebagai tanda keraguan atas keberlanjutan pembayaran. Jika diperdagangkan dekat nilai par, pasar umumnya melihat dividennya lebih aman dan strukturnya lebih solid.

Karena itu, STRC kini dinilai jauh dari gambaran rekening tabungan tanpa stres atau volatilitas. Pasar tampaknya menuntut harga Bitcoin yang lebih kuat dan neraca yang lebih sehat sebelum instrumen itu kembali diperlakukan sebagai aset yang aman.

Saylor sendiri menanggapi serangan itu dengan nada menantang. Ia menulis bahwa “digital credit is income for investors who believe in Bitcoin” dan menyebut penurunan tajam pasar sebagai ujian keyakinan, bukan alasan untuk mengubah pendekatan.

Fakta KunciAngka
Kepemilikan Bitcoin Strategylebih dari 843.000 BTC
Harga akuisisi rata-ratasekitar $75.646 per koin
Kerugian belum terealisasilebih dari $13 miliar
Dividen tahunan preferred sharessekitar $1,2 miliar
Cakupan dividensekitar 14 bulan

Terkait