Garasi Bos Baru BGN Terungkap, Ada Fortuner dan BMW Seri 5 di Koleksinya

Author: Cung Media

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik Sudarti Deyang, ikut menarik perhatian bukan hanya karena jabatannya, tetapi juga karena isi garasinya yang tercatat dalam LHKPN. Laporan itu menunjukkan koleksi kendaraan yang cukup beragam, dari mobil harian hingga sedan premium.

Isi garasi senilai Rp 705 juta

Dalam laporan harta kekayaan yang terakhir disampaikan pada 17 Januari 2025, total kekayaan Nanik tercatat sebesar Rp 6.303.290.605. Porsi terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 5.402.000.000, sementara kendaraan pribadinya bernilai total Rp 705 juta.

Koleksi kendaraan itu terdiri dari tiga mobil dengan karakter yang berbeda. Ada BMW 520i CKD A/T tahun 2024 senilai Rp 460 juta, Toyota Avanza 1.300 G tahun 2007 senilai Rp 65 juta, dan Toyota Fortuner 2.7 LUX A/T tahun 2013 senilai Rp 180 juta.

Kendaraan Tahun Nilai
BMW 520i CKD A/T 2024 Rp 460 juta
Toyota Avanza 1.300 G 2007 Rp 65 juta
Toyota Fortuner 2.7 LUX A/T 2013 Rp 180 juta

Di antara tiga mobil itu, dua di antaranya tercatat sebagai hasil sendiri. Komposisi ini memperlihatkan perpaduan kendaraan keluarga, SUV, dan sedan yang mewakili kebutuhan berbeda.

Profil harta dan jabatan baru

Selain kendaraan, Nanik juga melaporkan surat berharga senilai Rp 196.290.605. Seluruh harta tersebut disampaikan saat ia masih bekerja di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Setelah itu, Nanik diangkat menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang ditahan Kejagung akibat kasus korupsi. Pengangkatan ini menjadi bagian dari perombakan di tubuh badan yang menangani program gizi nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan ada dua pertimbangan utama di balik penunjukan tersebut. Pertama, Nanik sudah memahami seluruh kegiatan BGN karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Prasetyo menyebut Nanik telah beberapa bulan mengemban amanah di posisi itu sehingga dinilai cukup waktu untuk memahami seluruh proses kerja di badan tersebut. Menurut dia, pengetahuan itu penting agar transisi kepemimpinan berjalan mulus.

Sikap tegas dalam program MBG

Pertimbangan kedua berkaitan dengan sikap Nanik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Prasetyo mengatakan Nanik dikenal ketat dan tegas dalam menjalankan penyelenggaraan program itu.

Ia juga menilai Nanik memiliki kedisiplinan dalam menerapkan seluruh SOP yang berlaku di BGN. Aspek ini dianggap penting, terutama dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada seluruh penerima manfaat.

Dengan pengalaman internal dan karakter kerja yang disiplin, Nanik kini memimpin lembaga yang menjadi salah satu sorotan publik. Di sisi lain, laporan hartanya memperlihatkan garasi yang berisi tiga mobil dengan karakter yang kontras, dari Avanza lawas hingga BMW Seri 5 dan Fortuner.

Terbaru