BYD Makin Jauh Tinggalkan Rival, Tesla Tertahan di Posisi 4 Ekspor NEV China

Author: Cung Media

BYD semakin mempertegas dominasinya di ekspor kendaraan energi baru atau NEV China. Pada Mei, pabrikan ini mengirim 155.944 unit dan menguasai 36,7% pasar, jauh di atas para pesaing terdekatnya.

Di sisi lain, Tesla China memang masih masuk jajaran teratas, tetapi hanya berada di posisi keempat dengan 38.701 unit. Kontribusinya setara 9,1% dari total ekspor NEV China pada bulan yang sama.

Jarak BYD dengan pesaing tetap lebar

Data China Passenger Car Association atau CPCA menunjukkan persaingan ekspor NEV kini makin rapat di belakang BYD. Chery dan Geely mencatat volume besar, sementara beberapa merek lain juga melaju agresif.

BYD membukukan ekspor NEV penumpang 155.944 unit pada Mei, naik 85,5% dibanding tahun lalu dan 19,9% dari bulan sebelumnya. Capaian itu membuat BYD unggul jauh atas posisi kedua yang ditempati Chery.

Chery dan Geely menempel, Tesla justru di bawah mereka

Chery berada di posisi kedua dengan 62.398 unit dan pangsa 14,7%. Geely menyusul di posisi ketiga dengan 39.811 unit dan pangsa 9,4%.

Tesla China ada di bawah keduanya, meski volume ekspornya masih besar. Angka 38.701 unit membuat Tesla tertinggal tipis dari Geely dalam perebutan posisi ketiga, sekaligus turun 27,7% dari April.

Secara tahunan, ekspor Tesla China tetap naik 67,7%, tetapi laju itu belum cukup untuk menggeser dua merek China yang berada di depannya. Selisih posisi ini menegaskan bahwa peta ekspor NEV China kini lebih banyak dikuasai merek domestik.

Merek lain juga tumbuh agresif

Leapmotor menjadi salah satu sorotan dengan ekspor 20.168 unit pada Mei. Volume itu melonjak 451,3% secara tahunan dan 41,8% secara bulanan, dengan pangsa 4,8%.

GWM menutup daftar 10 besar dengan 6.596 unit. Meski berada di urutan bawah, capaian itu tetap tumbuh 110,4% secara tahunan dan 61,1% secara bulanan.

Peta lima bulan pertama masih milik BYD

Jika dihitung Januari-Mei, BYD tetap memimpin jauh dengan 598.433 unit ekspor NEV. Angka itu naik 67,6% secara tahunan dan memberi BYD pangsa 34,6%.

Chery berada di posisi kedua dengan 216.482 unit dan pangsa 12,5%, sementara Geely mengikuti sangat dekat di posisi ketiga dengan 213.867 unit dan pangsa 12,3%. Tesla China menempati posisi keempat dengan 192.823 unit dan pangsa 11,1%, atau tumbuh 112,0% dibanding tahun sebelumnya.

Leapmotor juga menunjukkan pertumbuhan kuat dalam periode yang sama dengan 75.294 unit dan pangsa 4,3%. Xpeng berada di posisi kesepuluh dengan 24.066 unit dan pangsa 1,4%.

Ekspor NEV dan ekspor mobil penumpang tidak selalu sama

Dalam pasar ekspor mobil penumpang secara keseluruhan pada Mei, Chery justru menempati posisi pertama dengan pangsa 22,9%. BYD ada di urutan kedua dengan 19,9%, disusul Geely dengan 10,7%.

Tesla China turun ke posisi keenam di kategori itu, dengan 38.701 unit dan pangsa 4,9%. Data CPCA ini menunjukkan bahwa dominasi BYD paling kuat memang terjadi di segmen NEV, bukan di pasar mobil penumpang secara umum.

CPCA menyampaikan rangkaian data tersebut dalam laporan peringkat penjualan bulanan, sekaligus menjadi kali pertama asosiasi itu menerbitkan peringkat khusus untuk kategori ekspor. Hasilnya memperlihatkan bahwa BYD kini bukan hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga makin sulit dikejar di jalur ekspor NEV China.

Source: cnevpost.com
Terbaru