Gaikindo menilai insentif otomotif sebaiknya tidak berhenti di mobil listrik saja. Asosiasi ini mendorong pemerintah memberi stimulus untuk semua tipe kendaraan bermotor agar pasar tidak semakin timpang di tengah tekanan yang sedang menghimpit industri.
Wacana bantuan pembelian mobil listrik memang belum juga berjalan, meski sudah lama dibahas pemerintah. Kabar yang beredar menyebut insentif untuk pembelian Electric Vehicle baru akan bergulir pada Agustus 2026.
Usulan untuk semua teknologi kendaraan
Gaikindo sudah menyampaikan usulan kepada Kementerian Perindustrian RI agar kebijakan stimulus berlaku untuk seluruh jenis kendaraan bermotor. Cakupannya meliputi mobil Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Dengan pendekatan itu, dorongan pembelian tidak hanya mengalir ke satu segmen. Gaikindo menilai perlakuan yang merata akan membantu seluruh rantai industri bergerak lebih seimbang.
Asosiasi juga melihat industri otomotif punya peran besar dalam perekonomian nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dinilai perlu terus diperkuat agar pasar tetap terjaga.
| Jenis Kendaraan | Status dalam Usulan | Tujuan Stimulus |
|---|---|---|
| ICE | Termasuk | Mendorong pembelian lebih merata |
| HEV | Termasuk | Menjaga keseimbangan pasar |
| PHEV | Termasuk | Menggerakkan seluruh rantai industri |
| Mobil listrik | Tidak menjadi satu-satunya fokus | Agar insentif tidak hanya menguntungkan satu segmen |
Tekanan biaya dan daya beli
Gaikindo juga menyoroti tekanan lain yang bisa menghambat industri, mulai dari kenaikan harga bahan baku plastik, melambungnya harga BBM, hingga pelemahan nilai tukar rupiah. Kombinasi faktor itu dinilai bisa memengaruhi iklim usaha dan pergerakan pasar.
Dalam situasi seperti itu, bantuan dari pemerintah dianggap bisa memberi napas tambahan bagi pelaku industri otomotif. Stimulus dipandang berpeluang menahan pelemahan pasar dan membantu penjualan mobil baru bergerak lagi sampai akhir tahun.
Gaikindo juga menilai insentif dapat menstimulasi daya beli masyarakat. Jika daya beli membaik, pasar otomotif berpotensi ikut pulih lebih luas, bukan hanya di satu teknologi kendaraan tertentu.
Kolaborasi untuk menjaga daya saing
Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, menyampaikan bahwa asosiasi akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kerja sama erat antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan.
Menurut Anton, kolaborasi itu dibutuhkan agar industri otomotif bisa kembali bangkit. Ia juga menyebut periode 2026 sebagai masa yang penuh tantangan bagi sektor tersebut.
Gaikindo meyakini penguatan kerja sama lintas pihak penting agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif. Di saat yang sama, industri otomotif harus sanggup menghadapi transformasi global yang terus berubah.
