Casio kembali menarik perhatian lewat G-Shock Frogman MRG-BF1000EB-1AJR, sebuah jam tangan yang menembus kelas harga Rp 135 juta. Model ini diproduksi sangat terbatas, hanya sekitar 800 unit di seluruh dunia, sehingga sejak awal posisinya lebih dekat ke barang koleksi daripada jam pakai harian biasa.
Yang membuatnya menonjol bukan sekadar label harga. Casio merilis model ini untuk memperingati 30 tahun lini premium MR-G, sekaligus menampilkan material mewah, pengerjaan khusus, dan fitur penyelaman khas seri Frogman dalam satu paket yang sangat eksklusif.
Material langka dan pengerjaan tangan
Casio memilih bezel Cobarion untuk jam ini. Material berbasis cobalt-chrome itu diklaim empat kali lebih keras daripada titanium murni, dan menjadi salah satu alasan MRG-BF1000EB-1AJR ditempatkan di level tertinggi keluarga G-Shock.
Berbeda dari produksi reguler, detail bezel pada model ini dipotong secara manual. Pengerjaan itu ditangani pengrajin batu permata Jepang, Kazuhito Komatsu, yang memberi sentuhan artisanal pada jam berkarakter teknis ini.
Setelah dibentuk, bezel diberi lapisan blue arc ion plating atau AIP. Efek reflektif kebiruan yang muncul disebut terinspirasi dari “brinicle”, formasi es bawah laut yang ditemukan di wilayah kutub.
Nuansa premium juga hadir pada dua sekrup di bagian depan casing. Casio menghiasinya dengan safir biru sintetis berpotongan 57 facet, detail yang jarang ditemui pada jam tangan tangguh berorientasi selam.
Tahan ekstrem, tetap membawa identitas Frogman
Meski tampil mewah, jam ini tetap mempertahankan karakter tool watch. G-Shock Frogman MRG-BF1000EB-1AJR mengantongi sertifikasi tahan air ISO hingga kedalaman 200 meter.
Casio juga menyematkan struktur Clad Guard untuk perlindungan ekstra. Sistem ini menggabungkan bantalan fluoro rubber pada crown dan tombol agar modul internal lebih aman dari benturan.
Bagian belakang jam memakai sistem screw-lock. Di area itu, Casio menambahkan kristal safir biru vapor-deposited serta ukiran karakter khas Frogman.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa jam ini tidak meninggalkan DNA G-Shock. Casio tetap menjaga identitasnya sebagai perangkat yang dirancang untuk kondisi berat dan lingkungan ekstrem.
Mesin analog dengan fungsi selam
MRG-BF1000EB-1AJR menggunakan tampilan analog, tetapi di dalamnya ada tiga motor dual-coil independen untuk menggerakkan jarum. Mekanisme ini mendukung fungsi khusus saat jam dipakai menyelam.
Dalam mode menyelam, jarum jam dan menit dapat bertumpuk. Posisi itu lalu berfungsi sebagai indikator waktu menyelam agar pembacaan lebih praktis di bawah air.
Casio juga membekali model ini dengan Tough Solar, Multi-Band 6, dan konektivitas Bluetooth. Kombinasi ini membuat jam tidak hanya mengandalkan desain premium, tetapi juga menawarkan fungsi praktis yang relevan untuk aktivitas selam.
Saat terhubung ke aplikasi Casio Watches di smartphone, pengguna bisa mengatur waktu secara otomatis. Aplikasi itu juga dapat mencatat data penyelaman dan menampilkan grafik pasang surut laut di sekitar 3.300 lokasi di dunia.
Paket koleksi yang dibuat serius
Casio menyertakan dua pilihan strap dalam paket penjualan. Pertama adalah strap fluoro rubber putih untuk penggunaan menyelam, sedangkan opsi kedua berupa gelang titanium khusus yang dibuat kaku.
Keduanya dapat dilepas dan dipasang cepat melalui mekanisme quick-release pada lug jam. Fitur ini memberi fleksibilitas pemakaian tanpa mengorbankan kesan eksklusif.
Seluruh unit juga dikirim dalam kotak khusus hasil kolaborasi Casio dengan produsen koper Jepang, Proteca. Kehadiran kemasan itu mempertegas bahwa model ini diposisikan sebagai produk koleksi, bukan sekadar perangkat fungsional.
G-Shock Frogman MRG-BF1000EB-1AJR dijadwalkan mulai tersedia di Jepang pada Juni 2026. Dengan harga 1,21 juta yen, produksi sekitar 800 unit, serta kombinasi material langka dan fitur selam canggih, jam ini menjadi salah satu rilisan G-Shock paling eksklusif yang pernah diperkenalkan Casio.
Source: tekno.kompas.com






