Vivo S Series berpeluang kembali meramaikan pasar India setelah hampir enam tahun absen. Perangkat yang disebut sebagai Vivo S2 ini justru dikabarkan tidak akan mengambil posisi kelas menengah seperti pendahulunya.
Bocoran yang beredar mengarah ke rentang harga Rs. 45.000 hingga Rs. 50.000. Jika informasi itu akurat, Vivo S2 akan masuk ke segmen premium dan menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat.
Poster Menjadi Petunjuk Awal
Laporan 91Mobiles Hindi yang dikutip Gadgets 360 menyebut sebuah poster promosi telah beredar di kalangan mitra ritel offline. Poster itu memuat tulisan “Vivo S Series Coming Soon” yang mengisyaratkan persiapan produk baru untuk India.
Nama perangkat belum disebutkan secara resmi dalam materi promosi tersebut. Namun, poster itu diyakini memperlihatkan sebagian desain Vivo S2, termasuk modul kamera belakang horizontal.
Desain modul kamera tersebut disebut memiliki kemiripan dengan Vivo X300 FE. Meski begitu, Vivo belum mengonfirmasi nama produk, jadwal peluncuran, maupun rincian spesifikasi ponsel yang akan datang.
Karena belum ada pengumuman dari perusahaan, informasi mengenai Vivo S2 masih berstatus bocoran. Poster yang beredar hanya menjadi indikasi awal bahwa lini S dapat kembali dipasarkan di India.
Posisinya Berubah Jauh dari Vivo S1
Kehadiran Vivo S2 akan menarik perhatian karena seri ini terakhir muncul di India melalui Vivo S1 pada 2019. Saat itu, Vivo S1 meluncur sebagai ponsel kelas menengah dengan harga Rs. 17.990.
Perbedaan posisi kedua perangkat terlihat jelas dari kisaran harga yang beredar. Vivo S2 diperkirakan dibanderol hampir tiga kali lebih tinggi dibandingkan harga awal Vivo S1.
| Detail | Vivo S2 | Vivo S1 |
|---|---|---|
| Status di India | Dirumorkan akan meluncur | Meluncur pada 2019 |
| Posisi harga | Rs. 45.000 hingga Rs. 50.000 | Rs. 17.990 saat diluncurkan |
| Fokus perangkat | Fotografi, bodi tipis dan ringan | Triple camera dan layar Super AMOLED |
Di rentang harga tersebut, Vivo S2 disebut akan berhadapan dengan OnePlus 15R, iQOO 15R, dan Vivo X200 FE. Situasi ini memperlihatkan perubahan strategi seri S, dari lini menengah menjadi perangkat yang dibidik untuk kelas premium.
Rumor yang tersedia menyebut Vivo S2 akan menonjolkan kemampuan fotografi. Ponsel ini juga diharapkan membawa konstruksi tipis dan ringan, walau ukuran bodi serta detail kameranya belum diungkap.
Jejak GSMA dan Sertifikasi BIS
Indikasi lain datang dari kemunculan nama Vivo S2 pada database GSMA. Perangkat itu tercatat dengan nomor model V2576.
Model yang sama juga disebut telah muncul dalam sertifikasi Bureau of Indian Standards atau BIS. Catatan ini belum membuka spesifikasi lengkap, tetapi memperkuat dugaan bahwa perangkat tersebut tengah disiapkan untuk pasar India.
Sejauh ini, belum ada informasi tentang layar, chipset, kapasitas RAM, atau konfigurasi kamera yang akan digunakan Vivo S2. Keterbatasan detail ini membuat perbandingan teknis dengan Vivo S1 belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
Vivo S1 sendiri memakai layar Super AMOLED 6,38 inci dengan resolusi full-HD+ 1.080 x 2.340 piksel. Ponsel itu menggunakan chipset MediaTek Helio P65 serta menawarkan RAM hingga 6GB.
Untuk fotografi, Vivo S1 membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 16MP, sensor 8MP, dan sensor 2MP. Spesifikasi itu menjadi gambaran arah lama seri S sebelum kabar kembalinya Vivo S2 dengan sasaran pasar yang lebih tinggi.
Poster promosi, database GSMA, dan sertifikasi BIS sama-sama memberi petunjuk bahwa Vivo S Series sedang dipersiapkan untuk kembali. Konfirmasi resmi dari Vivo tetap dibutuhkan untuk memastikan identitas produk, harga, serta waktu peluncurannya.
Source: www.gadgets360.com






