G-Shock Diperkecil Jadi Cincin, DWN-5600 Tetap Punya Jam Digital Lengkap dan Tangguh

Author: Cung Media

G-Shock menarik perhatian lewat DWN-5600, jam digital mini yang dirancang untuk dipakai di jari seperti cincin. Produk ini membawa identitas seri DW-5600 dalam format yang jauh lebih kecil, tetapi tetap mempertahankan fungsi jam digital yang lengkap.

Bagi pencinta G-Shock, kehadiran DWN-5600 bukan sekadar aksesori unik. Model ini tetap bekerja sebagai jam sungguhan dengan fitur yang lazim ditemukan pada jam digital modern.

Format cincin, tetapi tetap jam digital

Casio membentuk DWN-5600 dengan tampilan yang sangat dekat dengan DW-5600, termasuk karakter kotak, bezel tebal, tombol samping, dan strap berlubang. Ukurannya diperkecil ekstrem, namun siluet dasarnya masih mudah dikenali sebagai turunan dari model klasik G-Shock.

Di balik bentuk mini itu, layar LCD tetap menampilkan jam, menit, detik, tanggal, hari, serta format waktu 12 dan 24 jam. Casio juga menyematkan dual time, stopwatch 1/100 detik, alarm harian, auto calendar, dan lampu latar LED.

Susunan fitur tersebut membuat DWN-5600 tidak berhenti pada sisi gaya. Produk ini tetap menawarkan fungsi harian yang jelas, sehingga posisinya berada di antara aksesori fesyen dan perangkat waktu yang fungsional.

Tetap membawa ketangguhan khas G-Shock

Meski berukuran cincin, DWN-5600 tetap mengikuti karakter utama G-Shock yang dikenal tangguh. Casio membekali perangkat ini dengan struktur shock resistant dan ketahanan air hingga 20 bar, atau setara 200 meter.

Spesifikasi itu terasa tidak biasa untuk sebuah ring watch. Karena itu, DWN-5600 menempati posisi unik sebagai salah satu jam cincin paling tangguh yang pernah dirilis Casio.

Material bodinya memakai resin berbasis bio. Sementara itu, tombol, buckle, dan penutup belakang menggunakan stainless steel untuk menjaga kesan kokoh pada bodi kecil tersebut.

Ukuran fleksibel untuk lebih banyak pengguna

Casio merancang ukuran cincin DWN-5600 agar bisa menyesuaikan lebih banyak pengguna. Lingkar ring ini dapat diatur dari sekitar 48 mm sampai 82 mm.

Fleksibilitas tersebut penting karena format cincin membutuhkan penyesuaian yang berbeda dari jam tangan biasa. Dengan rentang ukuran itu, DWN-5600 lebih mudah dipakai sebagai aksesori sekaligus perangkat digital yang aktif.

Di bagian mesin, Casio memakai movement digital quartz khas mereka. Akurasinya diklaim berada di kisaran ±30 detik per bulan, yang masih sesuai dengan standar umum jam digital modern.

Baterai, warna, dan posisi di pasar

DWN-5600 diklaim dapat bertahan hingga sekitar dua tahun dalam penggunaan normal. Baterainya juga bersifat replaceable, sehingga bisa diganti saat daya habis.

Casio menawarkan tiga pilihan warna, yakni hitam, merah, dan kuning. Ketiganya tetap membawa nuansa klasik seri 5600 yang sudah lama dikenal penggemar G-Shock.

Pilihan warna itu memberi opsi bagi pengguna yang ingin tampil netral maupun lebih mencolok. Di saat yang sama, desain dasarnya tetap menjaga karakter G-Shock yang mudah dikenali dari kejauhan.

Di Jepang, DWN-5600 dibanderol 14.300 yen atau sekitar Rp1,5 jutaan tergantung kurs saat peluncuran. Di Indonesia, harga jual yang beredar saat ini berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3 jutaan tergantung warna.

Dengan posisi tersebut, DWN-5600 berada di persimpangan antara jam kolektor, aksesori gaya hidup, dan barang unik untuk penggemar G-Shock. Kombinasi desain ikonik, fungsi jam yang nyata, serta ukuran yang sangat ringkas membuat produk ini menonjol di antara wearable lain yang beredar di pasar.

Source: yoursay.suara.com
Terbaru