Indah Permatasari Menolak Jodoh demi Pesantren, Konflik Santun di Ibadah & Cinta

Author: Cung Media

Indah Permatasari memerankan Santun, putri seorang kiai yang menolak hidupnya ditentukan oleh perjodohan dalam film Ibadah & Cinta. Bagi Santun, meneruskan pengabdian dan menjaga masa depan pesantren sang ayah jauh lebih penting daripada urusan asmara.

Pilihan itu menempatkan Santun sebagai tokoh yang teguh pada prinsip, meski berada di tengah lingkungan yang mengharapkan kepatuhan terhadap rencana keluarga. Konfliknya bukan sekadar soal menolak jodoh, melainkan tentang mempertahankan arah hidup yang telah ia yakini.

Santun Memilih Jalan Hidupnya Sendiri

Santun digambarkan sebagai anak Pak Kiai yang taat, modern, cerdas, dan memahami apa yang diinginkannya. Karakter ini menghadapi tekanan ketika perjodohan yang direncanakan tidak sejalan dengan tujuan hidupnya.

Indah Permatasari mengatakan Santun memiliki kepribadian yang tidak mudah dipatahkan oleh keadaan. “Dia juga sangat modern sekali sebagai perempuan, terus juga pinter, dan dia tahu apa yang dia mau sebenarnya,” kata Indah saat peluncuran poster, trailer, dan original soundtrack film di Senayan, Jakarta.

Menurut Indah, pengabdian pada pesantren menjadi alasan utama Santun tidak ingin menempatkan cinta sebagai prioritas. Ia merasa perjuangan yang telah dibangun ayahnya harus diteruskan, sehingga keputusan pribadi itu turut memicu konflik batin dalam cerita.

“Tapi dia tuh benar-benar tidak mau melakukan itu karena menurutnya beribadah dan melanjutkan pesantren Bapak itu yang paling utama,” ujar Indah. Sikap tersebut membuat Santun tampil sebagai perempuan religius yang tetap berani menentukan pilihannya sendiri.

Kehadiran Rico Menguji Keyakinan Santun

Rencana hidup Santun berubah saat ia bertemu Rico, pemuda asal Australia yang memiliki latar belakang sangat berbeda dengannya. Secara fisik, Rico juga disebut jauh dari gambaran laki-laki yang selama ini dibayangkan Santun.

Pertemuan itu membuka kemungkinan hubungan yang tidak pernah Santun rencanakan sebelumnya. Pada saat bersamaan, kehadiran Rico menguji keyakinannya tentang cinta, keluarga, pengabdian, dan jalan hidup yang hendak dipertahankannya.

Indah menyebut sejumlah adegan dalam film ini menuntut emosi kuat dari para pemain. Saat melihat trailer, ia kembali mengingat adegan menangis yang terasa menguras perasaan selama proses pengambilan gambar.

Original soundtrack film juga disebut mempertebal beban emosional dalam perjalanan para tokohnya. Penonton akan diajak melihat bagaimana Santun menghadapi perubahan yang datang ketika ia sedang berusaha menjaga komitmennya pada pesantren.

Perjalanan Tobat Rico

Di sisi lain, Achmad Megantara memerankan Rico sebagai pemuda yang sempat kehilangan arah hidup sebelum bertemu Santun. Perjalanan karakter ini membawa gagasan bahwa kesempatan untuk berubah tetap terbuka bagi seseorang.

“Yang saya tahu, mau sampai kapan pun, sampai sebelum kita sebagai insan meninggal di dunia, akan selalu terbuka pintu tobat dari Tuhan,” kata Achmad Megantara. Ia menekankan pentingnya bertobat, meminta maaf kepada sesama, serta memohon ampun kepada Tuhan.

Kisah Rico dan Santun mempertemukan dua latar kehidupan yang berbeda, lalu menjadikannya ujian bagi hubungan mereka. Perbedaan keyakinan, keluarga, dan pilihan hidup menjadi bagian penting dalam drama romantis bernuansa religi tersebut.

Informasi Film Ibadah & Cinta

Aspek Informasi
Produksi Sinemata Buana Kreasindo
Sutradara Jastis Arimba
Penulis skenario Ifan Adriansyah Ismail
Genre Drama romantis bernuansa religi
Jadwal tayang 24 September 2026

Selain Indah Permatasari dan Achmad Megantara, film ini turut dibintangi Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permata Sari, Didi Hasyim, Erwin Rakiman, Irene Librawati, Jamie Aditya, dan Stevan Rizky. Ibadah & Cinta dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Source: www.suara.com
Terbaru