Unggahan Fujianti Utami atau Fuji An soal pertemanan kembali memancing perhatian publik setelah dirinya dan Sarah Tumiwa tidak lagi saling mengikuti di media sosial. Kombinasi dua hal itu membuat dugaan soal hubungan yang merenggang cepat menyebar.
Di ruang digital, perubahan kecil seperti saling unfollow kerap dibaca sebagai tanda ada jarak baru. Dalam kasus ini, unggahan Fuji yang bernada sindiran ikut memperkuat spekulasi tersebut meski belum ada penjelasan langsung dari keduanya.
Unggahan Fuji yang disorot warganet
Fuji menulis pesan di media sosial yang menyinggung soal pertemanan. Ia menyebut, “Teman jahat itu bukan cuma yang menusuk dari belakang, tetapi yang adanya pas hanya ada maunya saja.”
Fuji juga menambahkan, “Capek juga ya kalau harus terus menjadi orang yang dicari pas dibutuhin saja.” Pesan itu diunggah pada Selasa (7/7/2026).
Nama Sarah Tumiwa ikut dikaitkan
Meski Fuji tidak menyebut nama siapa pun, unggahan itu langsung dihubungkan dengan Sarah Tumiwa oleh warganet. Dugaan tersebut menguat karena sebelumnya hubungan keduanya sudah lebih dulu jadi perhatian setelah muncul foto terkait hubungan Fuji dengan Rakin Khan.
Foto itu kemudian dihapus oleh Sarah Tumiwa. Setelah itu, Sarah juga disebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada Fuji, sehingga perhatian publik terhadap hubungan keduanya makin besar.
| Fakta yang Memicu Sorotan | Detail |
|---|---|
| Status follow | Fuji dan Sarah Tumiwa disebut tidak lagi saling mengikuti di media sosial |
| Unggahan Fuji | Pesan soal teman yang datang hanya saat butuh |
| Waktu unggahan | Selasa (7/7/2026) |
| Respons publik | Warganet mengaitkan unggahan itu dengan Sarah Tumiwa |
Hingga kabar ini diturunkan, Fuji dan Sarah Tumiwa belum memberikan penjelasan terkait kabar mereka yang sudah tidak lagi saling mengikuti. Kondisi itu membuat publik masih menunggu apakah unggahan Fuji memang mengarah ke Sarah atau hanya curahan hati umum soal pertemanan.
Perhatian terhadap hubungan keduanya menunjukkan bagaimana interaksi di media sosial dapat dengan cepat mengubah pembacaan publik terhadap kedekatan dua figur. Saat belum ada pernyataan langsung, unggahan singkat dan perubahan status pertemanan digital sudah cukup untuk menjaga spekulasi tetap hidup.
Source: www.beritasatu.com






