Fortuner Di Tanah Abang Dikepung Warga, Kaca Depan Hancur Dihantam Batu

Author: Cung Media

Sebuah Toyota Fortuner di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakhir ringsek setelah dikepung warga dan dihantam batu. Kaca depan mobil itu pecah, sementara bodinya juga penyok usai keributan di Kebon Kacang pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 16.30 WIB.

Video yang beredar memperlihatkan suasana kacau saat warga mengelilingi kendaraan tersebut. Di tengah kerumunan, seorang warga bahkan naik ke kap mobil lalu memukul kaca depan dengan batu sampai pecah, sebelum Fortuner itu melaju meninggalkan lokasi.

Polisi terima laporan lewat call center 110

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan personel Piket Opsnal menerima laporan melalui call center 110 terkait keributan di lokasi. Setelah dicek, polisi mendapati mobil dalam keadaan rusak dengan kaca pecah dan bodi penyok.

Temuan itu menjadi titik awal pendalaman polisi atas peristiwa yang terjadi di tengah kerumunan warga. Hingga saat itu, penyebab keributan yang berujung pada perusakan kendaraan tersebut belum tergambar utuh.

Pengemudi sempat diperiksa petugas

Petugas sempat menanyai pengemudi Fortuner untuk mengetahui kronologi kejadian dan menyiapkan proses laporan. Namun, menurut Dhimas, pengemudi tidak nyambung saat diajak bicara dan terlihat seperti orang linglung atau kebingungan.

Situasi itu membuat polisi terus mendalami peristiwa berdasarkan kondisi di lapangan dan keterangan awal yang berhasil dihimpun. Fokus utama petugas saat itu adalah memastikan apa yang memicu massa bertindak sampai merusak mobil.

Keluarga memilih tidak membuat laporan

Sekitar 20 menit kemudian, orang tua pengemudi datang menemui petugas di lokasi. Ka SPKT Aiptu Hari Santosa kemudian berkomunikasi dengan keluarga pengemudi terkait kejadian tersebut.

Keluarga akhirnya memutuskan tidak membuat laporan polisi atas perusakan mobil itu. Setelah itu, orang tua pengemudi membawa anaknya pulang bersama kendaraan yang sudah rusak.

Peristiwa ini menunjukkan betapa cepat situasi di ruang publik dapat berubah menjadi kerumunan yang sulit dikendalikan. Polisi masih mendalami kejadian tersebut berdasarkan laporan awal, kondisi kendaraan, dan keterangan yang sempat didapat di lapangan.

Terbaru