PHEV mulai menarik perhatian karena memberi dua keuntungan sekaligus, yakni efisiensi harian dan jarak tempuh panjang tanpa rasa waswas. Di Indonesia, setidaknya ada empat model yang sudah dipasarkan dengan klaim mampu menembus lebih dari 1.000 kilometer saat baterai dan tangki penuh.
Keunggulan itu membuat mobil plug-in hybrid terasa relevan untuk pengguna kota yang ingin berkendara dengan mode listrik murni, tetapi tetap butuh fleksibilitas saat bepergian jauh. Kombinasi motor listrik, mesin bensin, dan baterai isi ulang dari sumber listrik eksternal menjadi alasan utamanya.
Jaecoo J7 SHS
Jaecoo J7 SHS menjadi salah satu pendatang baru di pasar Indonesia sejak 2025. SUV asal China ini mengusung Super Hybrid System yang memadukan mesin bensin, motor listrik, dan baterai berkapasitas besar.
Pabrikan mengklaim jarak tempuhnya bisa lebih dari 1.300 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh. Mode listrik murni juga tersedia untuk penggunaan harian di dalam kota.
Di Indonesia, Jaecoo J7 SHS dipasarkan mulai Rp509,9 juta.
Chery Tiggo 8 CSH
Chery Tiggo 8 CSH bermain di kelas SUV tujuh penumpang dengan teknologi Chery Super Hybrid. Model ini mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter turbo, motor listrik, dan baterai berkapasitas besar.
Menurut klaim pabrikan, jarak tempuh gabungannya juga bisa melampaui 1.300 kilometer. Seperti Jaecoo J7 SHS, mobil ini dapat dipakai dalam mode listrik murni untuk kebutuhan harian.
Chery memasarkan Tiggo 8 CSH dalam tiga varian, yakni FWD Comfort Rp449,9 juta, FWD Premium Rp519,9 juta, dan AWD Rp569,9 juta OTR Jakarta.
Wuling Eksion PHEV
Wuling Eksion PHEV resmi meluncur di Indonesia pada April 2026 sebagai SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang. Mobil ini dibekali mesin bensin 1.5 liter Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission, dan baterai 20,5 kWh.
Wuling mengklaim model ini mampu menempuh lebih dari 1.000 kilometer ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh. Mode listrik murni juga disiapkan untuk mobilitas sehari-hari.
Untuk pasar Indonesia, harganya dimulai dari Rp449 juta untuk varian CE dan Rp499 juta untuk varian EX.
Lexus RX 450h+
Bagi konsumen yang mengincar SUV premium, Lexus RX 450h+ menjadi salah satu opsi PHEV di Indonesia. Model ini menggabungkan mesin bensin 2.5 liter, motor listrik, dan baterai yang dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal.
Selain menawarkan kenyamanan dan performa khas Lexus, model ini dirancang agar lebih efisien dibanding SUV bermesin konvensional. Dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh, jarak tempuh gabungannya disebut bisa menembus 1.000 kilometer.
Di Indonesia, Lexus RX 450h+ dipasarkan dengan harga mendekati Rp2 miliar, tergantung varian dan wilayah pemasaran.
Perbandingan Singkat Empat PHEV
| Model | Klaim Jarak Tempuh Gabungan | Harga di Indonesia |
|---|---|---|
| Jaecoo J7 SHS | Lebih dari 1.300 km | Mulai Rp509,9 juta |
| Chery Tiggo 8 CSH | Lebih dari 1.300 km | Rp449,9 juta hingga Rp569,9 juta |
| Wuling Eksion PHEV | Lebih dari 1.000 km | Rp449 juta hingga Rp499 juta |
| Lexus RX 450h+ | Sekitar 1.000 km | Mendekati Rp2 miliar |
Kehadiran empat model itu menunjukkan pasar PHEV di Indonesia mulai terbentuk dengan pilihan yang semakin beragam. Konsumen kini bisa memilih mobil elektrifikasi yang tetap praktis untuk perjalanan jauh, tanpa harus meninggalkan keunggulan mode listrik untuk pemakaian harian.
