Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan menampilkan pemandangan yang jarang terlihat pada laga puncak. Kedua finalis dijadwalkan sama-sama kembali mengenakan jersey kandang, sehingga warna tradisional mereka akan mendominasi pertandingan penentu gelar.
Argentina akan tampil dengan garis biru langit dan putih yang menjadi identitas utamanya, sedangkan Spanyol mengenakan merah khas La Roja. Pilihan ini membuat kontras warna kedua tim tetap tegas setelah keduanya menggunakan kostum tandang pada laga semifinal.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Duel tersebut mempertemukan juara bertahan Argentina dengan Spanyol dalam laga yang juga menonjolkan identitas visual masing-masing tim.
Seragam Kandang Kembali Dipilih
Argentina akan memadukan kemeja bergaris biru langit-putih dengan celana pendek putih dan kaus kaki putih. Kombinasi itu merupakan tampilan tradisional Argentina untuk menghadapi Spanyol di partai final.
Spanyol kembali memakai kemeja merah, celana pendek biru tua, serta kaus kaki biru. La Roja sebelumnya menggunakan jersey tandang ketika menghadapi Prancis pada semifinal.
| Tim | Jersey Final | Celana Pendek | Kaus Kaki |
|---|---|---|---|
| Argentina | Biru langit dan putih bergaris | Putih | Putih |
| Spanyol | Merah | Biru tua | Biru |
Pemakaian seragam kandang ini berbeda dari pilihan kedua tim di empat besar. Menurut bola.bisnis.com, Argentina memakai kostum tandang biru tua saat menaklukkan Inggris, sementara Spanyol mengenakan seragam tandang ketika melawan Prancis.
Jersey Kandang Mendominasi Perjalanan Argentina
Bagi Argentina, final akan melanjutkan pola penggunaan jersey kandang yang paling sering dipakai sepanjang turnamen. Tim tersebut telah mengenakan kombinasi biru langit-putih saat melawan Aljazair, Austria, Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss.
Selain semifinal kontra Inggris, Argentina hanya tercatat memakai seragam tandang saat menghadapi Yordania pada fase grup. Dengan demikian, laga melawan Spanyol menjadi kesempatan lain bagi Argentina untuk tampil dalam warna yang paling identik dengan timnya.
Jersey tandang Argentina sendiri berwarna biru tua dengan garis-garis melengkung dan perpaduan warna cerah. Desain itu mengambil inspirasi dari fileteado porteño, gaya seni dekoratif tradisional dari Buenos Aires.
Pilihan untuk kembali ke kostum utama pada final juga menjaga tampilan klasik Argentina di panggung terbesar turnamen. Garis biru langit dan putih akan berhadapan langsung dengan dominasi merah milik Spanyol.
Warna Berbeda untuk Dua Penjaga Gawang
Emiliano Martinez dijadwalkan memakai seragam hijau untuk menjaga gawang Argentina. Warna tersebut akan membedakannya dari pemain lapangan Argentina yang mengenakan kombinasi biru langit dan putih.
Di kubu Spanyol, Unai Simon diperkirakan tampil dengan seragam biru muda. Pilihan warna itu juga memberi kontras dengan jersey merah, celana biru tua, dan kaus kaki biru yang dikenakan rekan-rekannya.
Perbedaan warna penjaga gawang memastikan kedua tim tetap mudah dibedakan sepanjang pertandingan. Final ini pun akan mempertemukan dua identitas kostum yang paling mudah dikenali, dengan Argentina dalam garis biru langit-putih dan Spanyol dalam balutan merah.
