EAS Group bersama Jhonlin Institute mengambil langkah serius dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan. Lewat Pembinaan Mental dan Fisik atau Bintalsik, perusahaan ingin membentuk staf operasional yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga tangguh dalam disiplin, integritas, dan kepemimpinan.
Program ini digelar bersama Training Refreshment Staff Operasional Batch 1 dan diikuti 39 peserta dari berbagai unit usaha EAS Group. Kegiatan dibuka di Ex Mako Brimob Sungai Kecil pada 8 Juni 2026 dan dipandu oleh Jhonlin Security Service (JSS).
Fokus pada mental, fisik, dan karakter kerja
Bintalsik dirancang untuk membentuk mentalitas kerja yang lebih kuat di lingkungan perusahaan. Peserta dibekali pembinaan yang menekankan disiplin, kepemimpinan, integritas, dan daya tahan mental agar lebih siap menghadapi tekanan kerja di lapangan.
Selain pembinaan dasar, materi pelatihan juga mencakup penguatan komunikasi, kemampuan memecahkan masalah, pengambilan keputusan, dan kolaborasi. Seluruh bekal ini disiapkan untuk mendukung peran peserta sebagai staf operasional yang bekerja di lingkungan usaha yang dinamis.
Perusahaan menaruh harapan besar pada SDM
Pembukaan program dipimpin oleh Direktur Keuangan EAS Group, Tamlikho, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya bertumpu pada aset fisik, tetapi juga pada kualitas orang-orang yang mengelolanya.
Tamlikho menekankan bahwa investasi paling penting bagi perusahaan adalah pengembangan kompetensi, karakter, integritas, dan kepemimpinan karyawan. Menurut dia, SDM unggul menjadi fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan usaha dan menghadapi tantangan bisnis di masa depan.
Materi teknis agronomi ikut disiapkan
Di luar pembinaan mental dan fisik, peserta juga akan menerima materi teknis agronomi dari pimpinan serta praktisi berpengalaman di lingkungan EAS Group. Langkah ini membuat pelatihan tidak hanya berisi penguatan sikap kerja, tetapi juga bekal teknis yang relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Tamlikho berharap program ini menjadi momentum bagi peserta untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, dan memperkuat jejaring kerja. Ia juga menyebut para peserta sebagai individu pilihan yang dipercaya perusahaan untuk berkembang lebih jauh.
“Kalian adalah individu-individu pilihan yang mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk terus berkembang dan dipersiapkan menjadi calon pemimpin di masa depan,” ujar Tamlikho.
Pelatihan berlanjut di Jhonlin Institute
Setelah pembukaan, Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 14 Juni 2026 di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe. Rangkaian ini menjadi bagian dari upaya EAS Group mencetak SDM yang kompeten, berkarakter, dan siap menjawab kebutuhan operasional maupun bisnis perusahaan.
Dalam industri perkebunan kelapa sawit yang semakin dinamis dan kompetitif, penguatan mental, keterampilan teknis, dan kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Melalui program seperti Bintalsik, EAS Group menempatkan pengembangan SDM sebagai prioritas yang langsung terkait dengan keberlangsungan usaha.
Source: www.medcom.id






