DJI Osmo Pocket 4P Unggul, Tapi Luna Ultra Punya Celah Mematikan di Pasar Global

Perang kamera saku kini naik kelas. DJI Osmo Pocket 4P dan Insta360 Luna Ultra sama-sama datang dengan bodi ringkas, gimbal bawaan, serta konfigurasi dua lensa yang langsung menantang dominasi seri Pocket di segmen kreator mobile.

Yang membuat duel ini menarik, masing-masing kamera punya senjata yang berbeda. DJI lebih kuat di kualitas gambar, dynamic range, dan performa slow motion, sementara Insta360 menekan lawan lewat 8K, desain layar yang bisa dilepas, dan ketersediaan pasar yang lebih luas.

DJI unggul di detail gambar dan slow motion

Osmo Pocket 4P membawa sensor utama 1 inci dengan lensa wide 20mm f/2.0 dan lensa kedua 60mm f/1.8 yang disebut DJI sebagai focal length “golden portrait”. Di atas kertas, kamera ini juga menawarkan 3x optical zoom dan hingga 12x digital zoom.

Nilai jual paling kuatnya ada pada dynamic range 17 stop, meningkat dari 14 stop pada Pocket 4 standar. DJI juga menyertakan perekaman warna 10-bit D-Log2, yang memberi ruang lebih luas untuk color grading.

Untuk video, Pocket 4P mampu merekam hingga 4K 240fps. Fitur ActiveTrack 8.0 turut menjaga subjek tetap berada di dalam frame, termasuk saat lensa zoom dipakai.

Insta360 membalas dengan 8K, Leica, dan layar lepas

Luna Ultra juga memakai sensor utama 1 inci, tetapi dipasangkan dengan lensa Leica Summicron 20mm f/1.8 dan lensa telefoto 60mm f/2.0 berbasis sensor 1/1.3 inci. Kamera ini sama-sama mendukung 3x optical zoom dan hingga 12x digital zoom.

Keunggulan paling mencoloknya adalah perekaman 8K 30fps, yang tidak tersedia pada Osmo Pocket 4P. Insta360 juga membawa kolaborasi Leica lewat filter warna bermerek Leica untuk tampilan sinematik yang lebih cepat.

Desain layar Luna Ultra ikut jadi pembeda. Layar sentuh OLED 2 inci bisa dilepas dari bodi dan dipakai sebagai remote nirkabel, lalu dipasang kembali dalam berbagai posisi.

Perbedaan yang paling terasa di penggunaan harian

DJI membekali Pocket 4P dengan memori internal 103GB, baterai yang diklaim tahan 210 menit, serta pengisian hingga 80 persen dalam 18 menit. Bobotnya tercatat 230 gram, dengan konektivitas Wi‑Fi 6 dan USB 3.1.

Luna Ultra punya bobot sedikit di atas 200 gram, memori internal 47GB, baterai sekitar empat jam, dan pengisian hingga 80 persen dalam sekitar 23 menit. Kamera ini juga mendukung Dolby Vision, profil warna I-Log, dan mode PureVideo 4K60fps untuk kondisi low-light.

Dari sisi pemrosesan, Insta360 menanamkan konfigurasi triple AI chip yang terdiri dari prosesor AI 4nm dan dua chip imaging khusus. DJI di sisi lain tetap bertumpu pada ekosistem perangkat lunak, aksesori, dan teknologi tracking yang sudah matang.

Harga dan ketersediaan menentukan arah pilihan

Osmo Pocket 4P dibanderol sekitar 3,799 yuan di China, dengan perkiraan harga global di kisaran $649 hingga $699. Namun, kamera ini tidak bisa dijual resmi di Amerika Serikat karena DJI masuk FCC Covered List sejak akhir 2025.

Luna Ultra dijual global hampir segera setelah diumumkan pada Juni, termasuk di Amerika Serikat, dengan harga $769.99. Bagi pasar AS, ketersediaan resmi itu bisa menjadi celah yang sangat menentukan, apalagi saat Osmo Pocket 4P belum bisa masuk jalur penjualan resmi.

Dengan begitu, pilihan pengguna akan bergantung pada prioritas masing-masing. DJI lebih menggoda untuk dynamic range, penyimpanan, pengisian cepat, dan slow motion ekstrem, sementara Insta360 unggul bagi pengguna yang mengincar 8K, sentuhan Leica, dan akses pasar yang lebih aman.

Source: www.gizmochina.com

Terkait