DFSK E5 Plus Siap Masuk GIIAS 2026, Sudah Produksi Lokal dan Bisa Dipesan Bulan Ini

Pasar SUV plug-in hybrid di Indonesia akan mendapat tambahan pemain baru lewat DFSK E5 Plus. Model ini disiapkan untuk meluncur di GIIAS 2026, tetapi pemesanannya sudah dibuka lebih dulu mulai 23 Juni 2026.

Yang membuat langkah ini berbeda, E5 Plus tidak datang sebagai unit impor semata. PT Sokonindo Automobile menegaskan kendaraan yang dijual di Indonesia harus diproduksi di dalam negeri, sejalan dengan investasi jangka panjang yang sudah berjalan sejak 2018.

Produksi lokal sudah berjalan

Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile Cing Hok Rifin menyampaikan bahwa proses produksi E5 Plus sudah berjalan. Pernyataan itu menandai bahwa DFSK menyiapkan peluncuran model ini dengan basis manufaktur lokal, bukan sekadar membawa produk global ke pasar Indonesia.

Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar penting dalam strategi DFSK. Dengan produksi lokal, perusahaan menunjukkan komitmen yang lebih panjang untuk menjaga kehadiran mereka di Tanah Air.

Dimensi besar dan tampilan modern

DFSK E5 Plus hadir dengan ukuran yang cukup besar untuk segmen SUV. Mobil ini memiliki panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, dan jarak sumbu roda 2.785 mm.

Dari sisi desain, model ini memakai grille tertutup yang identik dengan mobil listrik, lampu depan full-width, pelek multi palang, serta aksen krom di area jendela. Bagian belakangnya juga menggunakan lampu memanjang yang mengikuti tren desain saat ini.

Mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama

Berdasarkan spesifikasi global, E5 Plus mengandalkan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 109 HP dan torsi 135 Nm.

Penggerak utamanya datang dari motor listrik dengan output yang lebih besar, yaitu sekitar 174 hingga 215 HP tergantung varian pasar. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi E-CVT dan penggerak roda depan atau FWD.

Baterai, jarak tempuh, dan posisi di pasar

DFSK membekali E5 Plus dengan baterai 17,52 kWh. Dengan paket tersebut, jarak tempuh yang disebut berada di kisaran 87 hingga 140 km.

Kombinasi mesin bensin, motor listrik, dan baterai itu menempatkan E5 Plus di segmen SUV PHEV yang terus berkembang. Kehadirannya menambah opsi elektrifikasi bagi konsumen yang mencari SUV berukuran besar dengan teknologi plug-in hybrid.

Strategi DFSK di Indonesia terus berlanjut

Peluncuran E5 Plus di GIIAS 2026 menjadi penanda bahwa DFSK masih aktif menyiapkan lini produk untuk pasar Indonesia. Dengan pemesanan yang sudah dibuka lebih awal dan produksi lokal yang telah berjalan, model ini masuk dengan fondasi yang cukup siap.

Tinggal menunggu bagaimana respons pasar saat DFSK E5 Plus benar-benar diperkenalkan di GIIAS 2026. Kehadirannya menjadi salah satu langkah terbaru DFSK dalam memperkuat posisinya di segmen elektrifikasi Tanah Air.

Source: www.liputan6.com

Terkait